JAKARTA, MettaNEWS – Bank Mandiri meluncurkan kampanye “Nyaman Bersama Mandiri” sebagai upaya menghadirkan pengalaman layanan yang konsisten, aman, dan nyaman bagi nasabah di setiap titik interaksi.
Kampanye yang diperkenalkan pada 8 Juli 2026 ini menjadi wujud semangat “Melayani Sepenuh Hati” sekaligus memperkuat komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan Service yang me-Menangkan.
Inisiatif tersebut sejalan dengan program Danantara CX100, kerangka pengukuran kualitas layanan BUMN dari perspektif pelanggan yang mencakup tiga dimensi utama, yakni kemudahan, keandalan, serta kenyamanan dan rasa aman.
Melalui kerangka ini, Bank Mandiri mengarahkan setiap inovasi layanan untuk menekan keluhan nasabah, membangun persepsi publik yang positif, serta meningkatkan loyalitas nasabah di tengah persaingan industri perbankan nasional.
Kampanye “Nyaman Bersama Mandiri” diwujudkan melalui dua pesan utama, yaitu “Layanan Bikin Tenang” dan “Transaksinya Terjaga”, yang menjadi landasan Bank Mandiri dalam memperkuat kepercayaan nasabah, menghadirkan layanan berkualitas secara konsisten, serta menjawab kebutuhan nasabah di setiap titik interaksi.
Direktur Operations Bank Mandiri, Timothy Utama, mengatakan perubahan perilaku nasabah menjadi dasar lahirnya kampanye tersebut. Menurutnya, saat ini pengalaman bertransaksi dan kualitas layanan menjadi faktor utama yang dinilai nasabah, melampaui sekadar fitur produk.
“Dulu, kompetisi perbankan banyak berbicara soal produk dan fitur. Kini, nasabah semakin cerdas dan menilai kualitas layanan dari pengalaman yang mereka rasakan. Karena itu, kami membangun pengalaman layanan yang berlandaskan tiga prinsip utama yaitu Simple, agar setiap layanan mudah diakses, Effective agar setiap kebutuhan terselesaikan secara optimal, dan Care, agar setiap interaksi mencerminkan kepedulian kepada nasabah. Prinsip tersebut kami wujudkan melalui Service yang me-Menangkan, yakni layanan yang relevan, konsisten, dan menghadirkan delight di setiap titik interaksi nasabah,” papar Timothy.
Pertumbuhan adopsi layanan digital masyarakat juga menjadi pendorong utama penguatan layanan Bank Mandiri. Hingga kuartal I 2026, aplikasi Livin’ by Mandiri telah digunakan oleh 39 juta pengguna dengan total 1,24 miliar transaksi. Sementara itu, sebanyak 99,2 persen transaksi non-tunai ritel Bank Mandiri telah dilakukan melalui kanal digital.
Melalui pesan “Layanan Bikin Tenang”, Bank Mandiri mengandalkan tiga aplikasi utama, yakni Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel, Livin’ Merchant bagi pelaku usaha mikro hingga menengah, dan Kopra by Mandiri untuk segmen bisnis.
Saat ini, Livin’ Merchant telah melayani sekitar 3,3 juta pedagang, sedangkan Kopra by Mandiri digunakan oleh sekitar 335 ribu pengguna.
Bank Mandiri juga memperkenalkan fitur terbaru berupa QRIS Tap berbasis NFC, yang memungkinkan nasabah melakukan pembayaran hanya dengan menempelkan ponsel ke mesin EDC maupun gerbang transportasi publik seperti MRT Jakarta, Commuter Line, dan Transjakarta.
Selain itu, layanan QR Cross Border kini telah diperluas hingga Jepang dan Korea Selatan, sehingga nasabah dapat bertransaksi di luar negeri tanpa harus menukarkan mata uang.
Untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha, Bank Mandiri menghadirkan Kopra Mobile yang memungkinkan pengelolaan transaksi bisnis secara fleksibel melalui perangkat seluler. Nasabah dapat memantau rekening, melakukan inisiasi transaksi, hingga memberikan persetujuan transaksi kapan saja dan di mana saja.
Sementara itu, melalui pesan “Transaksinya Terjaga”, Bank Mandiri mengintegrasikan layanan digital dan kantor cabang dalam satu ekosistem. Nasabah dapat mengakses layanan selama 24 jam melalui Livin’ Call dan Kopra Call yang bebas pulsa karena memanfaatkan koneksi data untuk penanganan keluhan.
Di sisi lain, kantor cabang yang telah bertransformasi menjadi Smart Branch juga terhubung langsung dengan aplikasi Livin’ dan Kopra, sehingga nasabah dapat berpindah kanal layanan tanpa harus mengulang proses dari awal.
Menurut Timothy, kenyamanan tersebut didukung oleh jaringan layanan Bank Mandiri yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari kantor cabang, ATM, CS Machine hingga perangkat EDC yang tersedia di berbagai merchant.
“Seluruh infrastruktur tersebut terhubung dalam satu ekosistem layanan yang terintegrasi sehingga memungkinkan nasabah mengakses layanan perbankan secara lebih mudah, aman, dan nyaman. Inilah esensi dari Service yang me-Menangkan, menghadirkan layanan yang selalu siap mendampingi nasabah di setiap kebutuhan mereka,” katanya.
Keamanan Berlapis
Timothy menegaskan bahwa kenyamanan layanan tidak dapat dipisahkan dari aspek keamanan. Karena itu, Bank Mandiri menerapkan sistem perlindungan berlapis di seluruh kanal layanan, baik digital maupun instrumen pembayaran fisik, guna memastikan setiap akses dan transaksi tetap tervalidasi serta berada dalam kendali penuh nasabah.
Pada Livin’ by Mandiri, perlindungan dilakukan melalui fitur biometric login berbasis pengenalan wajah, smart protection yang membatasi akses ketika terdeteksi kondisi berisiko seperti menerima panggilan telepon, serta card control yang memungkinkan nasabah mengatur PIN maupun memblokir kartu langsung dari aplikasi.
Sementara itu, Kopra by Mandiri menggunakan sistem multi-layer authorization melalui autentikasi token berbasis QR untuk menjaga keamanan transaksi korporasi. Adapun Livin’ Merchant dilengkapi berbagai metode verifikasi seperti kata sandi, pengenalan wajah, dan PIN guna mendukung keamanan operasional pelaku usaha.
Perlindungan juga diterapkan pada Mandiri Kartu Debit dan Mandiri Kartu Kredit melalui teknologi chip EMV, PIN enam digit, sistem autentikasi 3D Secure berbasis OTP untuk transaksi daring, serta fitur contactless yang menjaga data kartu tetap aman saat digunakan di merchant.
Selain itu, Bank Mandiri menyediakan Mandiri Debit Virtual dengan mekanisme tokenisasi sehingga nomor kartu asli tidak pernah terekspos kepada merchant. Seluruh pengaturan keamanan, termasuk pemblokiran kartu dan pengaturan limit transaksi, dapat dilakukan secara real-time melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
Komitmen terhadap kualitas layanan tersebut tercermin dari capaian Bank Mandiri sepanjang 2025. Perseroan membukukan Service Excellence Survey sebesar 93,08, melampaui target 90,00. Selain itu, Net Promoter Score (NPS) mencapai 71 dari target 64, sementara Customer Satisfaction Score (CSS) mencapai 86,69, melampaui target 85,00.
Bank Mandiri juga memperoleh berbagai penghargaan internasional, di antaranya Best Company in Indonesia dari TIME Asia-Pacific’s Best Companies 2026 dan Digital Bank of The Year dari The Asset Triple A Awards.
Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat kampanye “Nyaman Bersama Mandiri” melalui penyempurnaan proses internal, peningkatan kapabilitas pegawai di lini depan, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) berbasis pola perilaku nasabah untuk menghadirkan layanan yang semakin relevan dan personal.
“Nyaman Bersama Mandiri bukan sebatas kampanye, melainkan komitmen yang kami bangun setiap hari dalam setiap interaksi dengan nasabah. Komitmen inilah yang mendorong kami terus menghadirkan Service yang me-Menangkan, yang membuat nasabah merasa tenang, dipercaya, dan yakin Bank Mandiri selalu hadir mendampingi setiap kebutuhan finansial mereka,” tutup Timothy.








