SOLO, MettaNEWS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melepas 2.914 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Juli–Agustus 2026.
Ribuan mahasiswa tersebut akan menjalankan pengabdian kepada masyarakat selama 45 hari dengan mengusung tema “Penguatan Kapasitas Masyarakat Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai Upaya Mewujudkan Kemandirian Desa.”
Pelepasan mahasiswa KKN berlangsung di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Selasa (7/7/2026). Program pengabdian ini akan berlangsung mulai 7 Juli hingga 21 Agustus 2026 dengan melibatkan 306 kelompok mahasiswa yang didampingi 110 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., IPU., menyampaikan bahwa peserta KKN tahun ini akan ditempatkan di 28 kabupaten yang tersebar di empat provinsi di Pulau Jawa.
“Melalui pelaksanaan KKN ini, UNS terus berupaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat berbasis potensi lokal,” ujar Prof. Dody.
Dari total kelompok yang diterjunkan, sebanyak 218 kelompok berada di wilayah Jawa Tengah, 47 kelompok di Jawa Timur, 32 kelompok di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan 9 kelompok di Jawa Barat.
Dalam pelaksanaannya, KKN UNS 2026 mengembangkan berbagai tema kemitraan yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Program yang dijalankan mencakup pengembangan sektor pertanian, pengentasan kemiskinan, perlindungan sosial, pemberdayaan UMKM, kesehatan masyarakat, pendidikan, ekonomi kreatif, ketahanan pangan, literasi, hingga tata kelola pemerintahan desa.
Prof. Dody mengungkapkan seluruh program dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Selain KKN reguler, UNS juga menjalankan sejumlah program kemitraan strategis. Salah satunya adalah KKN Literasi bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang dilaksanakan di 65 lokasi, terdiri atas 38 lokasi di Kabupaten Sragen dan 27 lokasi di Kabupaten Karanganyar.
UNS juga melaksanakan Program Supporting Mitra bersama PT Pertamina Patra Logistik di delapan lokasi KKN, serta Program Desa Binaan UNS–BPJS Ketenagakerjaan di enam desa melalui program “Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.”
Pada periode ini, UNS juga memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi dalam pelaksanaan KKN. Kolaborasi dilakukan bersama Universitas Tidar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Muhammadiyah Gombong, Universitas Gadjah Mada, IPB University, dan Universitas Kristen Duta Wacana.
Kerja sama tersebut diterapkan pada sejumlah lokasi KKN di Kabupaten Magelang, Kebumen, Boyolali, dan Pacitan. Kolaborasi antarperguruan tinggi diharapkan mampu memperkaya inovasi serta meningkatkan dampak program pemberdayaan masyarakat.
Sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian, seluruh mahasiswa telah mengikuti pembekalan yang diberikan oleh Koordinator Kabupaten dan Dosen Pembimbing Lapangan. Pembekalan tersebut mencakup kesiapan akademik, administratif, serta kemampuan sosial agar mahasiswa mampu beradaptasi dan menjalankan program sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui KKN Periode Juli–Agustus 2026, UNS berharap mahasiswa dapat menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi penguatan desa yang mandiri, berdaya, dan berkelanjutan.








