SOLO, MettaNEWS – Ikatan Alumni SMAN 1 Surakarta (Kasmaji) 2001 menggelar reuni akbar di House of Danar Hadi, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Sabtu (30/5/2026).
Reuni perak yang dihadiri hampir 500 alumni dan keluarga itu sekaligus menjadi momentum peluncuran program “Kasmaji 2001 Connection” yang berfokus pada penguatan jejaring alumni hingga pengabdian sosial.
Menjelang pelaksanaan reuni, jajaran pengurus Kasmaji 2001 terlebih dahulu melakukan kunjungan ke SMAN 1 Surakarta pada Jumat (29/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, mereka bertemu siswa, guru, hingga Kepala Sekolah Rosa Herawati untuk meminta doa restu sekaligus memaparkan program yang akan dijalankan alumni.
Ketua Kasmaji 2001, Ferry Septha Indrianto menjelaskan, Kasmaji 2001 Connection dibangun melalui empat pilar utama, yakni silaturahmi, ekonomi, sosial melalui dana abadi, serta pengabdian masyarakat.
“Kami sosialisasikan kepada OSIS SMAN 1 Solo bahwa kami memiliki program empat pilar. Jadi ada kesinambungan program antara kami dengan siswa di sekolah,” jelasnya kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).
Selain menggelar reuni, Kasmaji 2001 juga berencana mengundang Wali Kota Solo Respati Ardi, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, serta sejumlah kepala daerah di Soloraya. Dalam agenda tersebut, alumni turut membawa gagasan pengembangan destinasi wisata berbasis komunitas bertajuk “Solo Kota Reuni”.
Menurut Ferry, potensi reuni di Kota Solo sangat besar mengingat terdapat sekitar 200 satuan pendidikan mulai dari SMP, SMA/SMK, hingga perguruan tinggi. Jika dikemas menarik, kegiatan reuni diyakini mampu memberi dampak ekonomi bagi daerah.
“Acara reuni kami akan dihadiri hampir 500 orang peserta. Ini merupakan reuni 25 tahun, waktu yang cukup lama dan kebetulan kami tidak pernah ada reuni setiap tahun,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Kasmaji 2001, Aryo Pandu Baskoro mengatakan reuni selama ini kerap mendapat stigma negatif sebagai ajang pamer semata. Namun, hal itu justru menjadi tantangan bagi Kasmaji 2001 untuk membuktikan bahwa reuni dapat menghadirkan manfaat nyata.
“Kami membuat empat pilar sebagai bukti reuni tidak cuma makan, nyanyi, selesai, tetapi kami menjaga koneksi. Bahkan koneksi ini bisa dirasakan oleh anak-anaknya. Misalkan alumni punya perusahaan, anak temannya bisa magang atau kerja, ini menjadi wadahnya,” paparnya.
Ia menambahkan, keberadaan program sosial juga diharapkan mampu membantu anggota alumni yang membutuhkan bantuan. Sebab selama ini masih ada alumni yang mengalami kesulitan namun belum terjangkau komunikasi antarsesama anggota.
Sekretaris Panitia Reuni Perak Kasmaji 2001 Ariani Muliawati menambahkan lewat reuni ini tidak hanya terhenti setelah acara.
“Jadi kami berharap tidak hanya terhenti si nostalgia tapi mampu berdampak positif bagi Kasmaji 2001 dan Kota Solo,” imbuhnya.
Kepala SMAN 1 Surakarta, Rosa Herawati, mengaku bangga terhadap gagasan yang diinisiasi para alumni.
“Program Kasmaji 2001 tidak hanya berdampak bagi sekolah, tetapi juga masyarakat luas dan dapat menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas di SMAN 1 Solo,” tutupnya.








