Penawar Luka Pascabanjir, Warga Tinanding Grobogan Terharu Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo

oleh
oleh

GROBOGAN, MettaNEWS — Suasana haru menyelimuti halaman Masjid Roudlotul Jannah, Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Rabu (27/5/2026). Di desa yang beberapa bulan lalu diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang itu, warga berkumpul menyambut bantuan sapi kurban dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

Bantuan Kemasyarakatan Presiden RI berupa sapi kurban seberat 1,1 ton dan 100 paket sembako tersebut diserahkan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

Bagi warga Desa Tinanding, bantuan tersebut bukan sekadar hewan kurban, melainkan simbol kepedulian dan penghibur duka setelah musibah banjir besar yang sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat serta memutus jalur provinsi Semarang–Grobogan pada Februari 2026 lalu.

“Hari ini saya mendapat amanah menyerahkan sapi kurban dari Bapak Presiden di Desa Tinanding. Alokasi untuk Jawa Tengah ada 36 ekor, satu untuk provinsi dan 35 untuk kabupaten/kota,” kata Sumarno.

Ia menjelaskan, Desa Tinanding dipilih sebagai lokasi penyaluran bantuan tingkat provinsi setelah melalui asesmen bersama pemerintah daerah. Salah satu pertimbangannya adalah kondisi masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana.

“Memang bantuan dari Presiden ini harus dipilih tempat yang tepat. Setelah diasesmen teman-teman di Grobogan, akhirnya diputuskan di Desa Tinanding. Mudah-mudahan ini menjadi penghibur bagi saudara-saudara kita yang kemarin terdampak bencana,” urainya.

Menurut Sumarno, momentum Iduladha harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan keagamaan. Semangat berbagi dan kepedulian sosial menjadi nilai utama yang perlu terus dijaga di tengah masyarakat.

“Hari Raya Iduladha maknanya adalah bagaimana kita mengambil ibrah tentang pengorbanan. Dalam kehidupan sehari-hari kita harus peduli terhadap sesama, dan itu bagian dari semangat berkorban,” tutur Sekda.

Kehangatan Iduladha terasa begitu kuat di tengah warga Tinanding. Takmir Masjid Roudlotul Jannah, Subakir, mengaku bersyukur desanya mendapat bantuan sapi kurban langsung dari Presiden RI. Daging kurban tersebut rencananya akan dibagikan kepada 730 kepala keluarga.

“Alhamdulillah, baru kali ini Bapak Presiden menyumbangkan sapi kurban di sini. Mudah-mudahan setelah ini Desa Tinanding dijauhkan dari banjir,” ungkapnya.

Meski demikian, warga masih menyimpan kekhawatiran terhadap kondisi tanggul Sungai Tuntang yang sebelumnya jebol dan merendam desa mereka. Subakir berharap pemerintah segera memperkuat tanggul agar musibah serupa tidak kembali terjadi.

“Kalau ada truk besar lewat itu tanggul terasa bergetar. Harapan kami tanggul di Desa Tinanding bisa diperkuat,” katanya.

Menanggapi aspirasi warga tersebut, Sumarno menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait penanganan tanggul yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Ia juga meminta masyarakat aktif melaporkan kondisi tanggul yang rawan maupun kritis agar dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Kepala Bidang Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Budi Astyantoro, memastikan pengawasan kesehatan hewan kurban dilakukan secara ketat menjelang Iduladha 2026.

Menurutnya, tahun ini diperkirakan terdapat pemotongan sekitar 130 ribu ekor sapi, 130 ribu ekor domba, 300 ribu ekor kambing, dan 3 ribu ekor kerbau di Jawa Tengah.

“Kami melakukan pengecekan di lapak-lapak dan pedagang hewan kurban untuk memastikan hewan yang dijual sehat, aman, dan layak dipotong. Saat pemotongan nanti kami juga melakukan pendampingan agar daging yang dibagikan aman dikonsumsi masyarakat,” tutup Budi.