Respati Terima Delegasi Parlemen Australia, Solo Bidik Kerja Sama Pariwisata dan Penyerapan Tenaga Kerja

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS — Wali Kota Solo, Respati Ardi menerima kunjungan Delegasi Parlemen Australia yang dipimpin Timothy Graham Watts di Solo Techno Park, Jumat (22/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama antara Kota Solo dan Australia, khususnya di bidang pariwisata, investasi, hingga penyerapan tenaga kerja.

Dalam kesempatan itu, Respati mengatakan terdapat sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama, mulai dari pertukaran pelajar hingga promosi wisata Kota Solo dan kawasan Solo Raya kepada wisatawan Australia.

“Sangat senang sekali tadi disini kami kehadiran dari Parlemen Australia, menjajaki kerja sama terkait pertukaran pelajar. Kedua, mereka sedang mencari destinasi baru selain Bali,” kata Respati.

Menurutnya, posisi strategis Solo yang memiliki penerbangan langsung menuju Bali menjadi keuntungan tersendiri dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata.

“Dan kita diuntungkan ada penerbangan langsung sehari dua kali Bali dan Solo,” ujarnya.

Respati menjelaskan, Delegasi Parlemen Australia saat ini tengah mempelajari potensi wisata Kota Solo dan wilayah Solo Raya untuk dipromosikan kepada warga Australia yang berkunjung ke Bali.

“Mereka lagi mempelajari dan akan mempromosikan bersama wisata Solo bagi warga Australia yang ada di Bali. Ini perkembangan luar biasa dan kami yakinkan bahwa Surakarta dan Solo Raya memiliki potensi yang luar biasa dan bahkan bisa bersaing dengan Bali,” tambahnya.

Selain sektor pariwisata, Delegasi Australia juga disebut tertarik dengan perkembangan digitalisasi di Kota Solo, khususnya di kawasan Solo Techno Park.

Respati menilai kemajuan teknologi dan ekosistem digital di Solo menjadi daya tarik baru yang berpotensi membuka peluang investasi dari Australia.

“Baik potensi wisata juga potensi usaha, potensi bisnis dimana perkembangan digital di Surakarta sudah sangat maju. Mereka kaget sekali dengan perkembangan digital di Solo Techno Park dan mereka siap untuk berinvestasi ke depan di Surakarta,” bebernya.

Tak hanya itu, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama pengembangan tenaga kerja melalui Program Rumah Siap Kerja, termasuk pertukaran keterampilan dan program visa magang dengan Australia.

“Rumah Siap Kerja pasti ada, pertukaran skill untuk visa magang, dan juga ada program khusus dengan Australia ke depan untuk Rumah Siap Kerja. Karena kita fokusnya tidak hanya pengembangan pariwisata tetapi penyaluran tenaga kerja,” pungkas Respati.