Bandara Adi Soemarmo Jadi Embarkasi Haji Tersibuk Ketiga di Indonesia, Layani 22.578 Jemaah

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Bandara Internasional Adi Soemarmo menjadi salah satu bandara tersibuk dalam penyelenggaraan penerbangan haji tahun 2026.

Pada periode keberangkatan 22 April hingga 13 Mei 2026, bandara tersebut telah melayani keberangkatan 22.578 calon jemaah haji menuju Tanah Suci yang tergabung dalam 63 kelompok terbang (kloter).

Jumlah tersebut menempatkan Bandara Adi Soemarmo sebagai embarkasi haji dengan jumlah calon jemaah terbanyak ketiga di Indonesia setelah Bandara Internasional Juanda dengan 30.724 jemaah dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebanyak 24.629 jemaah.

General Manager Bandara Adi Soemarmo, Hery Purwanto mengatakan, kelancaran proses keberangkatan haji tahun ini turut didukung layanan keimigrasian Arab Saudi melalui program Makkah Route.

“Hanya membutuhkan 30 detik sampai 1 menit saja pemeriksaan digital dan jemaah bisa langsung menuju pesawat. Apabila terdapat kendala teknis, akan dilakukan pemeriksaan manual antara 3-5 menit per jemaah,” ungkap Hery.

Menurutnya, pihak bandara juga terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pelayanan keberangkatan calon jemaah berjalan lancar, aman, dan nyaman.

“Bandara Adi Soemarmo juga berkolaborasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keberangkatan calon jemaah haji berjalan lancar, aman dan nyaman,” ujarnya.

Tingginya kualitas pelayanan penerbangan haji di Bandara Adi Soemarmo juga tercermin dari capaian ketepatan waktu penerbangan atau On-Time Performance (OTP) yang mencapai 97 persen.

Selama periode 22 April hingga 13 Mei 2026, tercatat sebanyak 64 penerbangan haji dilayani di Bandara Adi Soemarmo. Dari jumlah tersebut, 62 penerbangan berhasil berangkat tepat waktu.

Hery menjelaskan, pencapaian OTP tinggi tersebut tidak lepas dari kesiapan fasilitas bandara dan koordinasi erat berbagai pihak, mulai dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, hingga dukungan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi serta Kementerian Perhubungan.

“Pencapaian ini didukung kesiapan fasilitas bandara, serta berkat koordinasi erat antara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, maskapai, AirNav Indonesia, dan dukungan dari Kementerian Haji & Umrah serta Kementerian Perhubungan, dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan rencana keberangkatan mulai dari asrama haji, proses di bandara, hingga calon jemaah haji naik ke pesawat,” jelasnya.

Pelaksanaan angkutan udara keberangkatan haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Bandara Adi Soemarmo masih akan berlangsung hingga 21 Mei 2026.

PT Angkasa Pura Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik di setiap lini penyelenggaraan angkutan udara haji, baik pada fase embarkasi maupun debarkasi mendatang.