SEMARANG, MettaNEWS — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan komitmennya untuk memperkuat upaya pengurangan sampah dengan menggandeng organisasi lingkungan Sungai Watch. Kolaborasi ini difokuskan pada pembersihan sungai dan penghijauan kawasan di wilayah Jawa Tengah.
Komitmen tersebut disampaikan saat Luthfi menerima kunjungan tim Sungai Watch di kantornya, Senin (4/5/2026). Ia bahkan menawarkan dukungan penuh, termasuk fasilitas untuk mendukung operasional gerakan tersebut.
“Saya akan mendukung kegiatan ini, kalau perlu berkantor di tempat saya. Nanti kita siapkan fasilitas untuk membantu membersihkan sampah dan menghijaukan sungai,” tegas Luthfi.
Sungai Watch sendiri digawangi oleh tiga bersaudara asal Prancis, yakni Gary Benchegib, Kelly Benchegib, dan Sam Benchegib, yang telah lama menetap di Bali. Saat ini, mereka tengah menjalankan kampanye bertajuk Run for Rivers dengan menempuh perjalanan sejauh 1.200 kilometer dari Bali menuju Jakarta.
Melalui aksi tersebut, mereka memetakan kondisi sungai-sungai yang tercemar sampah sekaligus mendorong kesadaran publik akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Menurut Luthfi, gerakan ini sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan dan target zero sampah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sendiri telah menjalankan berbagai strategi, mulai dari edukasi pemilahan sampah hingga pengembangan teknologi pengolahan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan konsep aglomerasi di sejumlah wilayah seperti Semarang Raya, Tegal Raya, dan Pekalongan Raya untuk mengubah sampah menjadi energi listrik. Selain itu, teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) yang telah diterapkan di Banyumas kini direplikasi di 13 daerah lainnya.
Tak hanya itu, Pemprov Jateng juga menggencarkan program penanaman satu juta mangrove di sepanjang 670 kilometer garis Pantai Utara Jawa.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat upaya menjaga lingkungan, termasuk sungai-sungai di Jawa Tengah agar tetap bersih dan lestari,” tambahnya.
Sementara itu, aktivis Sungai Watch, Sam Benchegib, menyambut baik dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ia berharap kolaborasi ini dapat segera terealisasi dan memberikan dampak nyata.
“Kalau bisa berkolaborasi akan luar biasa. Kami berharap bisa bekerja bersama untuk menjaga sungai tetap bersih,” ujarnya.
Saat ini, perjalanan Run for Rivers telah memasuki wilayah Jawa Tengah dan mencapai kabupaten/kota ke-14, dengan posisi terakhir di Kendal. Sebelumnya, tim juga telah melakukan aksi bersih sungai di sejumlah daerah seperti Blora, Grobogan, Demak, dan Kota Semarang.
Kegiatan ini ditargetkan selesai pada 24 Mei 2026, sekaligus menjadi langkah awal bagi Sungai Watch untuk memperluas operasinya di Jawa Tengah.
“Setiap hari tim kami turun ke lapangan untuk mencari sungai yang membutuhkan bantuan. Ke depan, kami berencana membuka cabang di Jawa Tengah,” pungkas Sam.








