Minggu Pertama Ramadan, Harga Bahan Makanan di Pasar Legi Naik Turun

oleh
Harga sembako
Naik turunnya harga sembako di Pasar Legi, Jumat (8/4/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Sejumlah bahan pokok makanan di minggu pertama Ramadan 1443 H mengalami fluktiasi harga. Diantaranya adalah telur, bawang merah, bawang putih yang alami naik turun harga di Pasar Legi, Jumat (8/4/2022).

Salah satu pedagang sembako Kios Maryani Pasar Legi, Maryani menyebut harga telur mengalami penurunan di waktu Ramadan. Di kiosnya ia biasa menyediakan telur sebanyak 4 peti, dimana tiap satu peti berukuran 15 kilogram.

“Sebelumnya harga telur Rp 24.000/kg lalu memasuki Ramadan hari ke tiga sampai sekarang harga telur Rp 23.000/kg. Permintaan biasa, nggak ada kenaikan. Barangnya juga mudah dicari, pasokan dari distributor juga ama,” tutur Maryani saat ditemui di kiosnya, Jumat (8/4/2022).

Tidak ada kenaikan permintaan yang dialami membuatnya tidak akan menambah stok telur di kiosnya. Kondisi pasar yang masih sepi, menurut Maryani tidak mempengaruhi penjualan sembako miliknya.

“Permintaan telur paling banyak dari rumah makan biasanya ambil 10 kilogram sampai 1 peti. Kalau ecer biasnya orang beli 1/4 kg, ½ kg biasnya kalau naik yang beli eceran mengeluh,” tuturnya.

Sementara itu, untuk bahan pokok makanan lain seperti bawang merah dan bawang putih juga alami fluktuasi harga

“Bawang putih sebelumnya Rp 27.000/kg, kalau di hari Rabu (6/4) lalu Rp 35.000/kg, sekarang Rp 33.000/kg. Bawang merah kualitas A berukuran besar dari Brebes itu sekarang Rp 32.000/kg, sebelumnya Rp 28.000/kg,” ucapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Nano, pedagang sembako di lantai 2 Pasar Legi, Nano menyebut harga telur dari distributor ia dapatkan seharga Rp 21.500/kg.

“Pas Ramadan ini malah turun sejak Kamis (7/4) lalu. Kalau saya jualnya Rp 23.000/kg, ambil keuntungan Rp 1.500 aja. Kalau permintaan itu standar, pasarnya juga masih sepi. Biasanya ramai kalau puasa jalan 10 hari, nanti lebaran mulai tambah ramai. Apalagi ini PKH (program keluarga harapan) turun jadi permintaan telur nggak banyak,” ucap Nano.

Sementara untuk bahan makanan lain, Nano menyebut alami kenaikan pada bahan makanan tepung.

“Tepung beras sebelumnya Rp 103.000/dus, sekarang Rp 105.000/dus isi 20 dengan ukuran ½ kg. Kalau ecer dijual Rp 6.000. Permintaan tepung beras ini paling banyak. Biasanya orang nyari buat rempeyek’ tutupnya.

Sementara itu, salah satu pedagang perlengkapan bumbu di Basement Pasar Legi, Janti menyebut kenaikan harga untuk bawang merah dan bawang putih terjadi sejak Ramadan 1443 H

“harga bawang merah kecil kualitas kurang baik dijual stabil seharga Rp 13.000/kg, bawang merah kecil stabil Rp 20.000/kg, bawang merah sedang sebelumnya Rp 24.000/kg sekarang Rp 25.000/kg, bawang merah besar sebelumnya Rp 27.000/kg sekarang Rp 28.000/kg. Kalau bawang putih Rp 34.000/kg sebelumnya Rp 28.000/kg,” ucap Janti.

Permintaan selama Ramadan mengalami kenaikan. Biasanya ia menyediakan bawang merah dan bawang putih masing-masing sebanyak 1 sak berukuran 20 kilogram.

“Paling banyak itu pedagang yang dijual lagi, kalau buat dipakai sendiri kebanyak beli 1 sampai 2 kilogram,” tambahnya.

Menurut Janti, permintaan bawang merah paling banyak terjadi pada bawang merah kualitas baik berukuran besar.