SOLO, MettaNEWS – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta bergerak cepat merespons banjir yang menggenangi permukiman warga di kawasan Dipotrunan, Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Rabu (15/4/2026).
Genangan air terjadi akibat kondisi geografis wilayah yang berada di area cekungan, sehingga air sulit surut secara alami. Akibatnya, sedikitnya 11 rumah milik 11 kepala keluarga (KK) terdampak langsung banjir tersebut.
Untuk mempercepat penanganan, PMI Solo menerjunkan enam personel relawan ke lokasi. Tim langsung melakukan penyedotan air menggunakan mesin pompa (alkon), mengingat posisi permukiman lebih rendah dari saluran pembuangan utama.
Upaya ini bertujuan mengurangi genangan air yang masih terperangkap di dalam rumah warga dan lingkungan sekitar, sehingga kondisi dapat kembali kering dan higienis.
Selain penanganan banjir, PMI Surakarta juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut berupa 100 kilogram beras dan 9 dus air mineral guna memenuhi kebutuhan dasar selama proses pemulihan.
“Tim kami masih berada di lapangan untuk membantu warga mengeluarkan sisa air yang menggenang. Kami juga menyalurkan bantuan logistik dasar berupa beras dan air bersih untuk meringankan beban 11 KK,” ujar Jumadi, Kepala Seksi Penanggulangan Bencana PMI Kota Surakarta.
PMI Kota Surakarta memastikan akan terus memantau wilayah rawan banjir lainnya dan siap memberikan bantuan darurat bagi masyarakat yang membutuhkan.







