YOGYAKARTA, MettaNEWS – Puncak arus balik Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 diperkirakan terjadi pada Selasa (24/3), dengan lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
PT KAI Daop 6 mencatat total 71.800 penumpang dilayani pada hari ke-14 masa Angkutan Lebaran tahun ini.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 35.742 penumpang berangkat dan 36.068 penumpang tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Tingginya angka ini sejalan dengan tingkat okupansi perjalanan kereta api yang telah mencapai lebih dari 90 persen.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan bahwa kepadatan penumpang terlihat di sejumlah stasiun utama. Berdasarkan data per Selasa (24/3) pukul 09.00 WIB, Stasiun Yogyakarta mencatat 14.477 penumpang berangkat dan 14.389 penumpang tiba.
Sementara itu, Stasiun Solo Balapan memberangkatkan 7.888 penumpang dan menerima 7.826 penumpang. Di Stasiun Lempuyangan, terdapat 4.398 penumpang berangkat dan 6.538 penumpang datang.
Untuk stasiun lainnya, seperti Stasiun Klaten mencatat 3.144 penumpang berangkat dan 1.837 penumpang tiba. Sedangkan Stasiun Purwosari memberangkatkan 1.811 penumpang dan menerima 1.879 penumpang. Jumlah tersebut masih bersifat dinamis karena penjualan tiket terus berlangsung hingga keberangkatan kereta terakhir.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran, KAI Daop 6 mengingatkan potensi kepadatan lalu lintas menuju stasiun. Oleh karena itu, calon penumpang diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik dan tiba di stasiun minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan.
“Aktivitas masyarakat yang meningkat menyebabkan arus kendaraan semakin padat dan berpotensi macet. Kami mengimbau pelanggan untuk berangkat lebih awal agar tidak tertinggal kereta,” jelas Feni.
Feni menegaskan bahwa seluruh perjalanan kereta api berangkat tepat waktu sesuai jadwal. Untuk itu, kedisiplinan penumpang dalam mengatur waktu menjadi kunci kelancaran perjalanan.
Selain itu, pelanggan juga dapat memperoleh informasi terkait jadwal dan layanan kereta api melalui aplikasi Access by KAI, Contact Center 121, maupun media sosial resmi KAI.








