Hujan Guyur Salat Id di Baleharjo Wonogiri, 700 Jemaah Tetap Khusyuk hingga Khotbah

oleh
oleh

WONOGIRI, MettaNEWS – Hujan yang sempat turun tidak menyurutkan kekhusyukan ratusan jemaah dalam melaksanakan Salat Idulfitri di halaman SD Negeri 1 Baleharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jumat (20/3/2026).

Sekitar 700 jemaah tetap mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai meskipun harus berteduh di area sekitar lokasi.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Antar Masjid (BKAM) Desa Baleharjo bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Baleharjo. Salat Id berlangsung lancar dan penuh khidmat meski hujan turun saat rakaat kedua.

Bertindak sebagai khatib, Muhamad Arifin yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, menyampaikan khotbah bertema pentingnya menjaga ketakwaan dan istiqamah setelah Ramadan.

Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk mempertahankan kualitas ibadah.

“Idulfitri adalah hari kebahagiaan bagi orang yang berpuasa, bukan hanya saat berbuka di dunia, tetapi puncaknya adalah ketika berjumpa dengan Allah Swt. Oleh karena itu, ibadah tidak boleh berhenti setelah Ramadan,” kata khatib, Muhamad Arifin pada jemaah.

Ia juga mengingatkan bahwa makna puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan maksiat serta mengontrol hati dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, orang yang benar-benar bertakwa adalah mereka yang mampu istiqamah dalam beribadah, tidak hanya di bulan Ramadan.

Selain itu, khatib mengajak jemaah untuk menjaga konsistensi ibadah melalui amalan sederhana seperti memperbanyak doa, menjaga lingkungan pergaulan yang baik, serta membiasakan amal kebaikan secara berkelanjutan meskipun kecil.

Ketua BKAM sekaligus PRM Baleharjo, Warijo, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat yang tetap tinggi meskipun cuaca kurang mendukung.

“Alhamdulillah, meski hujan turun saat rakaat kedua, jemaah tetap khusyuk hingga khotbah selesai. Sebagian berteduh di teras sekolah dan kantor desa, namun tidak mengurangi semangat beribadah,” katanya.

Warijo juga menambahkan bahwa masyarakat Baleharjo menyikapi perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri dengan penuh kedewasaan. Sebagian masjid di wilayah tersebut akan melaksanakan Salat Id pada Sabtu (21/3/2026).

“Masyarakat saling memahami dan menjaga toleransi atas perbedaan tersebut,” imbuhnya.

Pelaksanaan Salat Idulfitri ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga mempererat kebersamaan serta memperkuat nilai toleransi di tengah masyarakat. Pesan-pesan dalam khotbah pun diharapkan menjadi bekal bagi jemaah untuk terus menjaga kualitas ibadah dan istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.