SOLO, MettaNEWS – Menjelang Idulfitri 2026, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, turun langsung memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Jongke, Kamis (26/2/2026).
Pemantauan dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang terdiri dari Dinas Perdagangan (Disdag), Bulog, Bank Indonesia (BI), Satgas Pangan Polres, serta instansi terkait lainnya. Langkah ini diambil untuk memastikan stok pangan tetap aman dan harga terkendali di tengah lonjakan permintaan selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Astrid menyusuri sejumlah lapak pedagang untuk mengecek langsung harga beras, minyak goreng, gula, daging, hingga sayuran. Dari hasil pantauan, ia memastikan ketersediaan bahan pangan dalam kondisi cukup dan tidak ada lonjakan harga yang signifikan.
“Dari hasil pemantauan bersama TPID, alhamdulillah pasokan cukup. Kalau ada kenaikan beberapa komoditas, masih dalam batas wajar dan bukan karena stok terbatas,” kata Astrid.
Pengawasan pun akan terus diperkuat melalui Satgas Pangan. Tim akan berkeliling pasar untuk memastikan para pedagang menjual komoditas sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), terutama untuk sembako seperti minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya.
“Nanti Satgas berkeliling mengecek HET, terutama sembako seperti minyak dan kebutuhan pokok lainnya,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada stabilitas harga, Astrid juga menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan pangan yang beredar. Ia memastikan sayur, daging, dan bahan pokok lain yang dijual tetap segar dan layak konsumsi demi melindungi masyarakat.
“Kita pastikan bukan hanya harga yang stabil, tapi juga kualitasnya. Sayur, daging, dan bahan pokok lain harus terjamin kesegarannya agar masyarakat merasa aman,” tandasnya.
Melalui pemantauan ini, Pemerintah Kota Surakarta berharap stabilitas harga tetap terjaga, stok mencukupi, dan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik.








