YOGYAKARTA, MettaNEWS – Volume pengguna Commuter Line di Wilayah 6 Yogyakarta berhasil menembus angka lebih dari 10 juta orang sepanjang tahun 2025. Data tersebut mencakup 9.015.768 pengguna Commuter Line Yogyakarta–Palur dan 1.116.021 pengguna Commuter Line Prameks, menunjukkan tren pertumbuhan signifikan dari tahun sebelumnya.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyebutkan puncak mobilisasi pengguna terjadi pada 3 April 2025, bertepatan dengan masa libur Lebaran. Pada hari itu, tercatat sebanyak 45.536 orang menggunakan Commuter Line Yogyakarta–Palur dan 6.179 orang untuk Prameks. Angka ini meningkat 30 persen dibandingkan rata-rata hari libur lainnya, menandakan Commuter Line menjadi pilihan utama masyarakat untuk berpergian dan berwisata.
Selain hari libur, Commuter Line juga menjadi andalan transportasi harian. Sepanjang 2025, rata-rata pengguna per hari untuk Commuter Line Yogyakarta–Palur mencapai 22.504 orang, sedangkan Prameks 2.772 orang. Dibandingkan dengan tahun 2024, volume pengguna meningkat 13 persen, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang efisien, andal, dan terjangkau.
Untuk meningkatkan kenyamanan, KAI Commuter menambah jumlah perjalanan Yogyakarta–Palur dari 24 menjadi 27 perjalanan, dengan jam operasional 05.00–22.35 WIB, sementara Prameks tetap 10 perjalanan.
Berbagai fasilitas stasiun juga diperbarui, seperti pembangunan ruang tunggu di Stasiun Yogyakarta, Solo Balapan, dan Palur, peron tinggi di Stasiun Purwosari, serta penambahan kursi tunggu di Stasiun Kutoarjo.
Keandalan operasional Commuter Line juga patut diapresiasi. Tingkat ketepatan waktu keberangkatan rata-rata 99,4 persen, dan ketepatan kedatangan 98,5 persen, hasil kolaborasi solid dengan KAI Daop 6 Yogyakarta.
Untuk memudahkan pembayaran tiket, pengguna dapat memanfaatkan sistem cashless seperti Kartu Multi Trip, Kartu Bank, dan QR Code.
“Capaian ini menunjukkan Commuter Line telah menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di Yogyakarta, Solo, Karanganyar, hingga Kutoarjo. Kami berkomitmen terus meningkatkan layanan sebagai transportasi efisien, ramah lingkungan, dan terjangkau,” kata Karina Amanda.
Dengan capaian ini, KAI Commuter berharap masyarakat tetap menjadikan Commuter Line sebagai moda transportasi utama, sekaligus mendukung mobilitas nasional yang lebih modern dan terintegrasi.








