SOLO, MettaNEWS – Kabar duka dari dunia advertising di Solo, Owner Deras Advertising, Suhardi tutup usia pada umur 52 tahun. Suhardi yang juga terkenal sebagai pemilik Wedangan Lawang Djondjing ini meninggal dunia pada Jumat (19/12/2025) pukul 13.00 WIB karena sakit.
Suhardi yang akrab disapa dengan panggilan Hardi Deras meninggalkan tiga anak yakni Anderasta Krista Hardiyanti (Tata), Anderas Bagaswara Haryosaputro (Aryo) dan Anderas Djati Kusuma Haryo Putranto (Djati).
Jenasah Hardi Deras akan dikebumikan pada hari Sabtu (20/12/2025) di TPU Bonoloyo, Kadipiro Banjarsari Solo. Berangkat dari rumah duka di Dukuhan Nayu RT 003/008 Joglo Banjarsari pada pukul 11.00 WIB dan 1 jam sebelumnya akan diadakan ibadah secara agama Kristen pada pukul 10.00 WIB.
Semasa hidupnya Hardi Deras dikenal sebagai seorang pekerja keras. Selama menjadi pengusaha bidang advertising, Hardi merasakan jatuh bangun dalam dunia periklanan outdoor. Deras Advertising membuktikan ketangguhan sebagai biro iklan di tengah persaingan iklan digital yang semakin banyak hingga saat ini telah berusia 28 tahun.
Nama Deras sendiri diambil dari singkatan Derita Anak Sekolah. Pada ulang tahun perak Deras Advertising tahun 2022 lalu, Hardi menyampaikan sejarah hidupnya yang penuh kesulitan saat masih sekolah karena hidupnya yang tidak berkecukupan.
Pengusaha yang gemar melakukan aksi sosial ke gereja, panti asuhan, masjid dan lainnya ini menerapkan 5 B kunci dalam hidupnya.
“Kuncinya 5B yaitu Berusaha, Bekerja Keras, Berbagi, Berdoa, Bekerjasama,” demikian kata Hardi kala itu.
Kecepatan, ketepatan dan kualitas membuat Deras Advertising dipercaya klien. Bahkan ada klien yang sudah 25 tahun mempercayakan iklan luar ruangnya pada Deras. Kepercayaan yang terus tumbuh dari para klien ini mengantarkan Deras dari 1 titik hingga sekarang mempunyai lebih dari 200 titik reklame dan puluhan karyawan.








