SD Muhammadiyah PK Solo Raih Penghargaan Nasional Sahabat Sekolah Dasar 2025

oleh
oleh

JAKARTA, MettaNEWS – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo berhasil meraih penghargaan nasional pada ajang Apresiasi Semarak Sahabat Sekolah Dasar 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Sekolah ini memenangkan kategori Inovasi Pemanfaatan Media Komunikasi, Informasi, dan Publikasi dalam puncak acara di Discovery Hotel Ancol, Jakarta.

Penghargaan diserahkan oleh Rita Pranawati, Staf Khusus Menteri Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan di Daerah 3T, dan turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq.

Seleksi Program Sahabat Sekolah Dasar 2025 diikuti 1.909 sekolah dari 37 provinsi, dengan 359 sekolah lolos tahap administrasi dan substansi.

Dari jumlah tersebut, 154 sekolah mengikuti wawancara panel, sebelum akhirnya 80 sekolah terpilih sebagai peserta final dan mengikuti pembekalan serta aksi nyata pada September–November 2025.

SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo berhasil menonjol berkat inovasinya dalam pengelolaan media komunikasi sekolah, publikasi kegiatan edukatif, dan kampanye karakter berbasis 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH).

Sekolah kemudian mengikuti rangkaian kegiatan nasional pada 7–10 Desember 2025, termasuk pameran poster, berbagi praktik baik, dan sesi storytelling murid.

Delegasi sekolah terdiri dari Nursalam (Kepala Sekolah), Muhamad Arifin (Guru Pendamping), serta tiga murid kelas V yakni Adhiguna Harimurti Widodo, Ezra Althaf Farenka, dan Nadia Mirza Putri Hutama.

Kepala sekolah, Nursalam, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dan menjadi motivasi untuk terus berinovasi,” kata Nursalam.

Penghargaan ini menegaskan komitmen SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dalam memanfaatkan media komunikasi sebagai sarana edukasi, penguatan karakter, dan literasi digital, serta bertekad menghadirkan inovasi publikasi yang mendukung tumbuhnya generasi berkarakter unggul.

“Kegiatan ini membuat saya lebih percaya diri. Saya berkomitmen menjadi agen perubahan positif di sekolah melalui penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” imbuh salah satu murid delegasi, Adhiguna Harimurti Widodo.