Ingin Dapat Bantuan Benih Ikan, Ini Syarat dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Solo

oleh
Benih Ikan pemberian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Solo di Kali Toklo, Keprabon, Rabu (30/3/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP3) Solo memberikan bantuan benih ikan sebanyak 5 ribu ekor ke sejumlah tempat seperti Kali Toklo, Kali Anyer dan kelompok wanita tani (KWT) Green Handayani di kelurahan Stabelan, Rabu (30/3). Untuk mendaptakan bantuan benih ikan sejumlah persyaratan harus dipenuhi oleh pihak yang mengajukan.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP3) Solo Evy Nur Wulandari menyebut untuk bisa mendapatkan bantuan benih ikan, kondisi kali harus bersih. Sehingga pihaknya berharap akan ada kerjasama berkelanjutan dari masyarakat untuk membersihkan kali. Setelah adanya pemberian bantuan benih ikan tersebut, kali harus dipasangi jaring sampah besi untuk mencegah hanyutnya ikan.

“Untuk kelompok masyarakat lain dapat juga mengajukan bantuan benih ikan melalui kelurahan terlebih dahulu lalu untuk akhirnya dikomunikasikan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Solo. Alurnya bisa langsung menulis proposal kemudian dari kami akan menindaklanjuti dengan melihat terlebih dahulu lokasinya (kali) sperti apa. Lalu juga ada penyesuaian jenis ikan yang dapat diberikan di lokasi serta mengetahui keadaan airnya pula,” tutur Evy, di sela-sela memberikan bantuan di Kali Toklo, Keprabon.

Evy menyebut beberapa jenis ikan yang diberikan di antaranya ikan tawes, nila, gabus dan juga lele. Pada saat pemantauan kali akan dilakukan secara detail seperti dipastikannya kondisi aliran kali berasal dari mana dan kandungan apa yang ada pada air tersebut.

“Sebelumnya ada tim yang ngecek dulu airnya seperti apa. Jadi sebelum tebar benih ikan dilakukan pengecekan dulu. Apakah ada limbah yang beracun yang dikeluarkan melalui kali ini. Kalau kali ini tidak ada,” tambahnya.

Setelah pemberian benih ikan tersebut pihaknya sudah langsung menyerahkan kepada masyarakat untuk diolah sebagai budidaya berkelanjutan. Masyarakat bertugas untuk membeikan pangan hingga waktu panen tiba masyarakat dapat memanfaatkan sebaik-baiknya. Untuk mengetahui perkembangan pemberian benih ikan tersebut, pihaknya akan memonitoring masyarakat agar tetap menjaga pemberian pemerintah secara berlkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertanian dan Perikanan Solo, Suhanto menjelaskan kegiatan ini merupakan lanjutan program sejak tahun 2021 lalu. Sebelumnya penebaran bibit ikan ini juga sudah pernah dilakukan di Kali Anyar Kali Gajah dan Kali Pepe.

“Selain pemberian bibit ikan ke sejumlah kelompok masyarakat, kami juga melakukan stimulan ke kelompok wanita tani (KWT) yang memiliki kolam yang cocok untuk pembibitan ikan maupun tanaman,” ungkap Suhanto seusai acara pemberian bibit ikan Kali Toklo, Rabu (30/3/2022).

Pemberian jumlah dan jenis ikan yang diberikan disesuaikan proposal yang masuk. Suhanto menyebut setiap tahunnya mempunyai target sekian ribu ekor ikan yang dapat diberikan di sejumlah kali.

“Saat awal tahun kami akan menghitung berapa kelompok yang mengajukan pemberian benih ikan. Kemudian kami akan memberikan bantuan tersebut sesuai kapasitas dan lokasi masing-masing kelompok. Jadi tidak serta merta langsung memberikan ikan tertentu. Tetap kami cek dahulu lokasinya seperti apa untuk menyesuaikan kapasitas ikan,” tukasnya.