SOLO, MettaNEWS – Polresta Solo menangkap 17 pelaku kerusuhan Solo pada Jumat 29/8 lalu. Kesemuanya tercatat sebagai warga Boyolali.
Berdasar pemeriksaan polisi, 5 di antaranya masih berada di bawah umur. Mereka tergabung dalam grup WhatsApp ‘Budal Ngetan’ yang terbentuk sesaat sebelum aksi kerusuhan pecah. Panit Resmob Satreskrim Polresta Solo, Ipda Irham Rhozan menyebut, penangkapan 17 pelaku dilakukan pada Jumat (19/9). “Berdasarkan pengembangan dari tangkapan Tim Sparta, Tim Resmob berhasil mengamankan total 17 orang pelaku anarkisme. Mereka ditangkap di beberapa lokasi secara bertahap,” ujarnya, Sabtu (20/9).
Saat beraksi, masing-masing anggota grup diberikan tugas berbeda. Dari membawa bensin, bambu hingga besi untuk merusak fasilitas umum (fasum) seperti halte dan water barrier.








