Pemkot Solo Gelontorkan Rp1,8 Miliar untuk Revitalisasi Kolam Segaran Sriwedari, Hidupkan Kembali Tradisi Gua Swara

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai melakukan revitalisasi kolam segaran yang berada di kawasan Taman Sriwedari.

Proyek ini menggelontorkan anggaran Rp1,8 miliar dari APBD 2025 dengan tujuan mengembalikan fungsi dan bentuk asli kolam peninggalan Keraton Solo era Pakubuwono (PB) X.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, menuturkan bahwa kolam segaran akan dikembalikan sesuai bentuknya pada tahun 1920–1940-an.

Di dalamnya terdapat Gua Swara, sebuah ruang yang dulunya menjadi tempat menyimpan gamelan keraton. Gamelan tersebut biasa ditabuh saat tradisi Malam Selikuran, malam ke-21 Ramadan, untuk menyambut datangnya Lailatul Qadar.

“Di tahun 1900 sudah dibuat seperti ini bagus sekali. Jadi namanya Gua Swara, di dalamnya isinya gamelan dan difungsikan saat malam Selikuran. Tentunya ini kita nguri-uri kebudayaan, mengingat leluhur kita,” ujar Respati saat meninjau langsung kawasan kolam segaran Taman Sriwedari, Senin (8/9/2025).

Respati menegaskan, revitalisasi ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan juga langkah melestarikan warisan budaya Jawa. Ia berharap, setelah rampung, kolam segaran dapat difungsikan kembali sebagai ruang publik sekaligus pusat kegiatan budaya masyarakat Solo.

“Harapannya bisa difungsikan seperti di zaman pendahulu kita. Kita pelan-pelan mengembalikan fungsi Taman Sriwedari, Kebon Rojo ini secara bertahap. Yang terpenting adalah mengingat leluhur kita dan memberi manfaat untuk warga Solo,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo, Nur Basuki, menyampaikan bahwa tahap pertama revitalisasi tahun ini difokuskan pada kolam segaran. Selanjutnya, pada 2026 akan dilanjutkan penataan area sekitar kolam dengan anggaran tambahan sekitar Rp1 miliar.

“Jadi tahun ini kita fokus pada segaran saja dengan dana Rp1,8 miliar. Tahun depan baru penataan sekitarnya, seperti penambahan sitting ground, playground, dan area publik lain agar lebih indah dan tidak terbengkalai,” jelas Basuki.

Dengan penataan ulang ini, Pemkot Solo menargetkan kolam segaran dan Gua Swara kembali menjadi ikon budaya dan destinasi sejarah yang bisa dinikmati warga maupun wisatawan.