Almaz Kitchen Buka Cabang ke-140 di Solo, Tawarkan Ayam Goreng Bumbu Timur Tengah ala Albaik

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Jaringan restoran ayam goreng bumbu khas Timur Tengah, Almaz,  membuka cabang ke-140 di kawasan Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (24/8/2025).

Pembukaan ini sekaligus menambah dua outlet baru di wilayah Solo Raya setelah sebelumnya meresmikan cabang ke-139 di Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Pendiri sekaligus CEO Almaz, Okta Wirawan, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap produk ayam goreng bercita rasa khas Timur Tengah terus meningkat sejak outlet pertama berdiri pada Juni 2024.

“Alhamdulillah penjualan setahun terakhir semuanya profit. Dalam kondisi bisnis saat ini, performa Almaz termasuk yang paling baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, rencananya akan ada tiga outlet baru di Solo Raya. Dua di antaranya dibuka hari ini di Colomadu dan Solobaru, sementara satu lagi ditargetkan beroperasi pada 8 September mendatang di Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Menurut Okta, Almaz hadir untuk memberikan alternatif bagi masyarakat Indonesia yang merindukan rasa ayam goreng Albaik, merek populer di Arab Saudi yang banyak dikenal jamaah haji dan umrah.

“Hadirnya kami untuk memenuhi kerinduan mereka yang ingin menikmati ayam goreng khas Timur Tengah tanpa harus ke luar negeri,” katanya.

Okta menjelaskan, bumbu khas Timur Tengah berwarna oranye yang digunakan Almaz menjadi pembeda dari ayam goreng lainnya.

“Bumbu ini meresap hingga ke daging, dipadukan dengan garlic sauce dan rempah khas Saudi. Ini yang jadi keunggulan Almaz,” ungkapnya.

Selain menawarkan cita rasa unik, konsep bisnis Almaz juga membuka peluang kemitraan. Dalam satu titik, beberapa mitra dapat terlibat sehingga risiko usaha bisa terbagi.

“Konsep kami memang berbagi, agar banyak orang bisa mendapatkan manfaat dari satu outlet,” jelas Okta.

Dengan pertumbuhan cabang yang pesat dan minat konsumen yang tinggi, Almaz optimistis bisa terus memperluas jaringan di berbagai kota di Indonesia. Kehadirannya di Solo Raya diharapkan memberi warna baru bagi industri kuliner sekaligus peluang usaha bagi masyarakat lokal.