SOLO, MettaNEWS — Wali Kota Surakarta Respati Ardi mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk segera bergabung dalam sistem katalog elektronik (e-katalog) milik Pemkot Surakarta.
Ajakan tersebut ia sampaikan dalam pertemuan di Loji Gandrung, Selasa (29/7/2025), sebagai bagian dari komitmen pemerintah kota mendorong transparansi dan pemerataan akses dalam pengadaan barang/jasa.
Respati menegaskan bahwa sistem e-katalog terbuka luas bagi semua pelaku UMKM yang memenuhi syarat, tanpa adanya praktik titip-menitip proyek.
“Wes ra usum titipan-titipan (gawean) ngono. UMKM Center membuka untuk rekan-rekan UMKM agar segera on boarding atau placement, biar masuk ke e-katalog, biar Pemkot-e tuku, ben pengadaan barang dan jasane ora kui-kui wae,” tegasnya.
Instruksi tersebut langsung direspons oleh Badan Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa (BPBJ) Kota Surakarta dan Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Surakarta dengan menggelar kegiatan “Sosialisasi dan Pendampingan UMKM dalam Pemanfaatan Katalog Elektronik dan Toko Daring” pada Rabu (30/7/2025), bertempat di PLUT UMKM Center.
Kepala BPBJ Kota Surakarta, Agung Riyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keterlibatan UMKM dalam e-katalog merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“UMKM merupakan aktor utama dalam membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran. Jadi, harapannya dengan ini UMKM naik kelas, lebih bermanfaat dan sejahtera,” ungkap Agung.
Melalui sosialisasi dan pendampingan tersebut, Pemkot Surakarta ingin memastikan UMKM lokal mendapatkan akses yang adil dalam pengadaan barang dan jasa, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Upaya ini sejalan dengan semangat Kota Surakarta menjadi kota inklusif dan ramah UMKM dalam menyongsong era digital pemerintahan.









