Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi Sebut Provinsi Jawa Tengah Pioner Pengadaan Barang dan Jasa Lewat E-Katalog

oleh
oleh
Ganjar
Kepala LKPP Hendrar Prihadi sebut Provinsi Jawa Tengah pioner pengadaan barang/jasa melalui e-katalog | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi mengapresiasi Provinsi Jawa Tengah. Sebagai pioneer pengadaan barang dan jasa melalui katalog online atau e-katalog.

Politikus yang terkenal dengan nama Hendi ini menyampaikan hal tersebut pada acara Peluncuran Konsolidasi Pengadaan Bahan dan Pakaian Dinas Harian dan Seragam Sekolah PDN. Untuk Katalog Elektronik Lokal Provinsi Jawa Tengah dan Penyerahan Blangkon Jateng Awards, pada Kamis  (24/8/2023), di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta.

Hendi mengungkapkan provinsi Jawa Tengah menjadi pioneer konsolidasi pengadaan. Karena Provinsi Jawa Tengah merupakan daerah pertama yang melakukan konsolidasi pengadaan ini. Jawa Tengah merupakan daerah yang sudah terarah konsolidasinya.

“Saya kenal Mas Ganjar dalam pemerintahan sudah 9 tahun. Dari 2013 sampai 2022. Setahu saya memang inovatif. Termasuk ini, Jateng konsolidasi pengadaannya bisa jadi rule model daerah lain.

Hendi menegaskan, konsolidasi pengadaan ini menjadi hal yang mutlak dan semua pihak harus memahami proses pengadaan.

“Nah yang bisa menangkap ini dengan cepat Provinsi Jateng, mas Ganjar. Jadi ini lho barang ini supaya orang tahu bahwa untuk bertransaksi dari katalog ini harganya harus harga terbagus. Karena harga yang tercantum itu kan per unit price. Misalnya air mineral 1 botol kan unit price. Kalau belinya 1000 kan lebih murah tha. Nha itu perlu konsolidasi,” paparnya.

18 Kabupaten Kota percayakan pengadaan barang/jasa lewat Blangkon Jateng

Terhitung 22 badan usaha dari 18 Kabupaten di Jawa Tengah telah bergabung dengan Blangkon Jateng. Kabupaten tersebut antara lain Pekalongan, Boyolali, Jepara, Wonogiri, Pemalang,  Wonosobo. Juga Batang, Pemalang, Semarang, Sragen, Temanggung, Kota Tegal, Grobongan, Kota Magelang, Purbalingga dan Rembang. Kota Salatiga, Tegal dan Brebes.

Blangkon Award kali ini mempunyai 2 kategori yakni, Kategori Penyedia (Omzet Terbanyak) dan Kategori Penyedia Transaksi Terbanyak, dengan masing masing 5 juara.

Juara 1 untuk kategori penyedia (Omzet Terbanyak) jatuh kepada CV. Amrita Jayasri (Kab. Banyumas). Sementara untuk Juara 1 untuk kategori penyedia (Jumlah Transaksi Terbanyak) diberikan kepada Snack dan Warung Makan Mbah Win (Kota Salatiga).

Ganjar menjelaskan bahwa acara ini merupakan bentuk apresiasi bagi mereka yang sudah bergabung dengan Blangkon Jateng.

“Kita coba mengapresiasi mereka yang sudah mau gitu ya bapak ibu. Kita kasih award lah,” ungkap Ganjar.

Blangkon Jateng atau Belanja Langsung Toko Online Jawa Tengah adalah bentuk partisiapasi pemerintahan Jawa Tengah. Dalam meningkatkan pemakaian produksi dalam negeri. Ganjar juga mengatakan hal ini selalu ditekankan oleh Presiden Joko Widodo.

“Ini yang ditekankan terus terusan sama Pak Jokowi, untuk kita memakai buatan daerah,” ujar Ganjar

Dalam acara tersebut tak hanya penyerahan hadiah pada para pemenang Blangkon Award, namun juga penandatanganan surat pesanan E-Purcashing seragam sekolah PDN antara PPK dan Penyedia.