Mantu Pakai Adat Keraton, Ahmad Dhani Diganjar Gelar Pangeran oleh PB XIII

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS— Musisi dan politisi Ahmad Dhani resmi menyandang gelar Kanjeng Pangeran Ahmad Dhani Sastro Atmojo Jayanegara dari Keraton Kasunanan Surakarta. Gelar tersebut diberikan dalam tradisi Hajad Dalem Tutup Wulan Sura oleh Paku Buwono XIII di Sasana Narendra, kediaman resmi raja Keraton Solo.

Kerabat Keraton Kasunanan KGPH Dipokusumo, menyampaikan penganugerahan gelar ini diberikan karena Dhani telah menunjukkan upaya nyata dalam pelestarian budaya Keraton Solo. Salah satu yang paling menonjol adalah pemilihan adat keraton dalam prosesi pernikahan anaknya, Al Ghazali, yang dilaksanakan dengan tata cara yang sesuai pakem.

“Adat yang dipakai dalam pernikahan itu disesuaikan dengan standar Keraton Solo, dan ini bentuk nyata dari pelestarian budaya,” jelas Gusti Dipo usai prosesi.

Dhani mengaku terkejut sekaligus senang mendapatkan gelar tersebut.

“Awalnya saya tidak tahu ada acara kekancingan (pemberian gelar) di penutupan Suro. Tapi ternyata saya harus datang karena saya diberi gelar,” ujarnya sembari tersenyum.

Ia pun menegaskan komitmennya untuk memajukan budaya Jawa melalui jalur legislatif. Sebagai anggota Komisi X DPR RI, Dhani menyatakan siap menyuarakan sejarah Keraton Solo dalam kurikulum pendidikan.

“Sejarah Keraton Solo dari PB I sampai PB XIII harus bisa dipahami oleh generasi muda. Ini penting agar mereka tidak lupa bahwa kita punya kerajaan besar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dhani mengungkapkan bahwa ia memang telah lama menaruh minat besar terhadap sejarah Mataram Islam. Koleksi lukisan para raja seperti PB VIII, IX, dan X terpajang di rumahnya.

“Saya senang bisa menjadi bagian dari Mataram Islam. Ini bukan hanya gelar, tapi juga panggilan sejarah,” katanya.

Acara penutupan bulan Suro itu juga dimeriahkan oleh pagelaran wayang kulit terbuka untuk publik. Istri Dhani, Mulan Jameela, turut mendampingi sang suami.

Ke depan, Dhani berharap bisa aktif dalam berbagai kegiatan budaya Keraton.

“Ya saya ingin terlibat, ermasuk Kirab Suro dan kegiatan lainnya, sebagai bentuk tanggung jawab atas gelar kehormatan yang telah saya sandang,” pungkasnya.