SOLO, MettaNEWS — Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moewardi Surakarta menunjukkan kepeduliannya terhadap isu sosial kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan kepada Griya Peduli PMI Kota Surakarta.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) RS dr. Moewardi, Sri Martuti, pada Selasa pagi (1/7/2025), dan diterima oleh Plt. Ketua PMI Kota Surakarta, Sumartono Hadinoto, bersama jajaran staf Griya PMI Peduli.
Menariknya, bantuan yang disalurkan berasal dari barang-barang gratifikasi yang diterima rumah sakit dari sumber yang tidak diketahui secara jelas.
Barang-barang tersebut ditemukan di beberapa ruang pelayanan, seperti nurse station dan area kantor, kemudian dilaporkan ke Unit Pengendalian Gratifikasi RS dr. Moewardi.
“Barang-barang ini berasal dari sumber yang tidak jelas dan sudah dilaporkan secara resmi ke unit pengendalian gratifikasi. Setelah melalui proses dokumentasi dan serah terima, akhirnya kami salurkan ke Griya PMI Peduli agar bisa bermanfaat,” jelas Sri Martuti dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa langkah ini tidak hanya sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi gratifikasi, tetapi juga sebagai wujud komitmen sosial RS dr. Moewardi terhadap masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih seperti para penghuni Griya PMI Peduli.
Griya PMI Peduli sendiri merupakan fasilitas kemanusiaan milik PMI Kota Surakarta yang berfokus pada perawatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar. Fasilitas ini disebut sebagai satu-satunya di Indonesia yang dikelola langsung oleh lembaga Palang Merah Indonesia di tingkat kota.
Sri Martuti berharap kunjungan dan penyaluran bantuan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara RS dr. Moewardi dan PMI Kota Surakarta.
“Kami tentu berharap sinergi ini bisa terus berjalan ke depan, meski jumlah bantuannya mungkin tidak selalu sama karena bergantung pada keberadaan barang-barang gratifikasi itu sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Sumartono Hadinoto mengapresiasi inisiatif RS dr. Moewardi yang telah menjadikan barang tak bertuan menjadi manfaat nyata bagi sesama.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak organisasi dan instansi di Surakarta untuk bersama-sama bergerak dalam kerja-kerja kemanusiaan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara lembaga kesehatan dan lembaga kemanusiaan bisa menghadirkan dampak positif yang konkret bagi kelompok masyarakat yang terpinggirkan.








