JAKARTA, MettaNEWS – Artis serta komedian Tukul Arwana kembali dikabarkan telah meninggal dunia pada Sabtu (05/03) lalu. Hal ini sempat menggemparkan publik lantaran berita meninggalnya komedian tersebut hanya melalui video yang beredar di media sosial YouTube.
Dalam video yang beredar terdapat keterangan “INNALILLAHI, Berita Duka Hari Ini: Wasiat Terakhir Tukul Arwana Sebelum Meninggal Dunia,” demikian judul video yang tersebar di YouTube sejak Sabtu (05/03) lalu.
Namun kabar meninggalnya Tukul tersebut ternyata tidak benar. Dari informasi yang dihimpun mettanews.id, saat ini Tukul Arwana masih terbaring sakit akibat penyakit pendarahan otak yang ia derita sejak September 2021 lalu. Hal ini menyebabkan Tukul harus mendapatkan perawatan intensif dan menjalani operasi di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), Cawang, Jakarta Timur.
Kondisi tubuh yang tidak memungkinkan untuk banyak beraktivitas membuatnya harus berhenti dari dunia hiburan dan lebih fokus terhadap penyembuhan yang ia jalani. Telah menjalani berbagai macam pengobatan, saat ini kondisi Tukul dikabarkan membaik pasca menjalani operasi.
Kondisinya yang semakin membaik tersebut membuatnya ingin pergi ke Kota Semarang, dimana masa kecilnya pernah ia habiskan di kota tersebut.
Melansir dari siapgrak.com, permintaan Tukul tersebut ditolak oleh pihak keluarga. Hal ini lantaran kondisinya yang belum benar-benar pulih membuat keluarga merasa khawatir. Manajer Tukul, Rizki Kimon menyampaikan permintaan Tukul belum dapat dipenuhi. Mengingat jarak yang cukup jauh dari Jakarta ke Semarang sehingga keluarga hanya akan fokus terhadap pemulihan saja. Selain itu untuk menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak keluarga menginginkan Tukul untuk banyak beristirahat di rumah.
Rizki menambahkan, saat ini Tukul mengalami perkembangan yang baik seusai pengobatan. Ia menyebut, saat ini Tukul tidak terlalu sering menggunakan alat bantaun makan seperti selang nasogastric tube (NGT) yang berfungsi menyuplai makanan dan minuman.
Selain itu, pada Jumat (04/03/2022) lalu, Rizki menyampaikan perkembangan siginifikan lainnya mulai terlihat. Ia menyebut, jika sebelumnya Tukul kesulitan mengenali orang, saat ini ia dapat mengenali seseorang kembali, termasuk orang-orang yang menjenguknya.
Meskipun demikian, pihaknya menjelaskan tetap menginginkan Tukul untuk rutin menjalani fisioterapi dan tidak melakukan aktivitas yang melelahkan.








