SOLO, MettaNEWS – Penutupan Arisan Cinta Kasih Metta Gelombang VIII telah berlangsung di Orient Resto Kota Solo, Rabu (12/6/2024).
Sebanyak 150 undangan hadir dalam acara ini. Mereka adalah direksi Metta Media, sponsorship, mitra dan peserta. Sejumlah tokoh seperti mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, bakal calon (bacalon) Wali Kota Solo 2024, Rudy Indijarto, dan Rektor UNSA sekaligus bakal calon (bacalon) Wali Kota Solo 2024, Astrid Widyani menjadi tamu kehormatan.
Penutupan Arisan Cinta Kasih Metta gelombang VIII terbilang sukses. Hal ini tidak terlepas dari peran serta sponsorship seperti J-Trust Bank, Modena, Candi Elektronik, Intra Food, The Alana Hotel & Convention, Fave Hotel Solo Baru, Fave Hotel Manahan dan Lurik Senthir yang telah memberikan dukungan besar pada acara ini.

Komisaris Utama Metta Media, Sumartono Hadinoto menyebut pada awalnya arisan cinta kasih ini disalurkan untuk masyarakat melalui Metta Care.
“Awalnya semua surplus dari arisan ini karena dipercaya oleh 200 peserta arisan. Namun pada akhirnya arisan inilah yang membantu kelangsungan hidupnya Metta Radio. Di mana pemegang sahamnya adalah 200 orang yang sebagian sudah mendukung lewat arisan maupun ikut beriklan,” jelasnya.

Pihaknya berharap peserta arisan ataupun yang belum ikut pun bisa ikut mendukung arisan cinta kasih gelombang IX yang akan dimulai bulan Juni.
“Sesuai dengan misi visinya, kita berharap bahwa Metta ini bisa menjadi saluran berkat. Gotong royong untuk menyalurkan berkah apapun bentuknya dan kepada siapa pun,” pungkasnya.
Pada kesempatan ini, mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo berpesan agar arisan cinta kasih dapat terus berlanjut.

“Cinta kasih itu diajarkan di semua agama. Jadi harapannya ini dimulai lagi sampai Metta ini bisa berdiri sendiri. Jangan sampai kita punya satu-satunya radio yang sudah mendapatkan apresiasi di tingkat Jawa Tengah, radio swasta terbaik nanti jatuh hanya karena gara-gara gotong royongnya putus di tengah jalan,” ucapnya.
“Arisan cinta kasih adalah amal untuk kita nanti di alam selanjutnya. Sosialnya cukup besar untuk kita. Jangan berhenti berbuat baik dengan sesama tanpa memandang suku, agama, golongan dan sebagainya,” tukasnya.











