SOLO, Metta NEWS – Wali Kota Gibran Rakabuming hari ini melepas puluhan PNS yang memasuki masa pensiun. Dalam daftar PNS yang pensiun terhitung mulai tanggal 1 Maret 2022 ini, nama Kepala Dinas Pendidikan, Etty Retnowati termasuk dalam PNS, pejabat struktural Eselon 2, yang purna tugas tahun ini.
Mendampingi Wali Kota, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dwi Ariyatno menyerahkan berkas-berkas Purna Bhakti pada Pelepasan Pegawai Negeri Sipil Pensiun, Jumat (25/2/2022) di Bale Tawangarum Balai Kota Surakarta.
Dwi Ariyatno yang baru saja pindah jabatan menjadi Kepala BKPSDM sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Surakarta. Selama menjalankan tugas sebagai sekretaris dinas yang dipimpin oleh Etty Retnowati
Tentu saja banyak kesan selama bekerja sama dengan Etty di dunia pendidikan, terlebih saat pandemi yang memerlukan gerak cepat mengatasi masalah pendidikan.
Sebelum menjadi Kepala Dinas Pendidikan pada tahun 2013, Etty menempati posisi penting dalam pemerintahan kota Surakarta.
Mulai dari BP7 (badan pembinaan pendidikan Pancasila), kemudian di Dinas Kesra dan PPPA, DKP (sekarang Dinas Lingkungan Hidup), Kabag Hukum, BKD, Dinas Dikpora yang kemudian dipisah menjadi Dinas Pendidikan dan Dinas Olahraga.
“Ibu menjabat sebagai kepala dinas pendidikan dari tahun 2013, selama 9 tahun ini. Dengan basic pendidikan dan pengalaman tugas beliau lama di bidang hukum dan kepegawaian, beliau itu pribadi yang normatif betul, menjaga etos kerja, menjaga regulasi, tapi komunikasi terjaga,” ujar Dwi Ariyatno menyampaikan kesan.
Dwi menyebut, selamat menjabat sebagai Kadisdik, Etty rajin turun ke lapangan mengecek langsung di beberapa jajaran satuan pendidikan.
“Hubungannya baik dengan lingkungan dinas, baik di Diknas sampai di satuan pendidikan di Solo. Beliau itu pimpinan yang berkarakter mentor, mengajar, mengarahkan dan membina.
Dwi mengungkapkan selama menjadi kadisdik, Etty menjadi pemimpin yang menjaga baik komunikasi dengan semua pihak.
“Beliau ini komunikatif. Jadi suasana yang terbangun itu teman-teman kerjanya jadi nyaman, dapat perlindungan, dapat kepastian kebijakan, ketegasan yang membangun,” ungkapnya.
Pensiun di usia 60 tahun, Dwi menganggap Etty sebagai mentor, guru.
“Selama ini yang saya rasakan secara pribadi banyak belajar dengan beliau sehingga saya menempatkan beliau sebagai mentor karena banyak yang saya pelajari dari model kepemimpinan beliau,” tuturnya.
Dengan selesai masa kerja Etty sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Dwi menjelaskan akan dipilih pengganti untuk menempati posisi yang ditinggalkan tersebut.
“Nanti akan diisi Pelaksana Tugas (Plt) yang namanya sudah kita ajukan dan menunggu persetujuan. Plt ini dari pejabat Eselon 2 juga yang akan mengampu tugas sebagai kepala dinas,” ujarnya.
Saat ini, lanjut Dwi Pemkot Solo melalui panitia seleksi akan menentukan mekanisme untuk pengisian posisi kepala dinas pendidikan ini.
“Panitia seleksi yang akan menentukan mekanisme pengisiannya, bisa dengan rotasi setara Eselon 2 atau pengisian lewat seleksi terbuka. Sekitar April nanti untuk seleksinya,” jelas Dwi.
Sementara itu, dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh mettanews.id Etty Retnowati mengatakan belum mempunyai rencana kegiatan usai purna tugas ini.
“Terima kasih atas kebersamaan dengan teman-teman wartawan selama ini. Mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan. Rencana menikmati dulu awal pensiun, cooling down. Salam Sehat,” singkat Etty melalui pesan WA.








