SOLO, MettaNEWS – Empat mahasiswa Program Studi (Progdi) Ilmu Komunikasi UNISRI menjalani program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Radio Metta Solo FM (Metta Solo FM).
Mereka adalah Johan Andana Prasetiya Budi, Diki Sanjaya, Rangga Handaya Putra Pangestu dan Maha Dewi Yunda Pramesthi.
Program Magang MBKM adalah kesempatan yang berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis secara langsung di dunia kerja.
Pembelajaran dalam program magang mandiri Kampus Merdeka memberikan tantangan dan kesempatan untuk pengembangan inovasi, kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa.
Serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui kenyataan dan dinamika lapangan.

Program Magang MBKM Universitas Slamet Riyadi diharapkan dapat menjawab tantangan Perguruan Tinggi untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan perkembangan zaman, kemajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan dunia industri, maupun dinamika masyarakat.
“Program MBKM ini tuh termasuk mata kuliah wajib, nah program magang MBKM ini berbobot 20 SKS, dimulai dari tanggal 1 September sampai 22 Desember 2023,” ujar Diki saat ditemui di Metta Solo FM, Kamis (14/12/2023).
Sebagai salah satu radio terbaik di Jawa Tengah dan peraih 4 penghargaan dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah (KPID) tahun 2022, Metta Solo FM dirasa menjadi pilihan tepat bagi keempat mahasiswa MBKM untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman di dunia media kreatif.

Pada saat magang di Metta Solo FM, mahasiswa UNISRI dibagi keempat program siar. Masing-masing dari mereka kemudian dibekali berbagai ilmu siaran.
“Pada saat magang di Metta Solo FM kami dibagi menjadi empat produser di masing-masing program siaran. Lalu selama magang kami dibekali ilmu untuk bagaimana membuat iklan adlibs, iklan spot dan iklan layanan masyarakat,” ujar Johan menambahkan.
“Kami juga diajari membuat script siaran, membantu penyiar untuk menyiapkan materi siaran dengan menjadi produser program siaran, membuat konten untuk media sosial Metta Solo FM, dan liputan ke lapangan,” imbuhnya.

Pengalaman berbeda pun dirasakan keempat peserta magang MBKM. Mulai dari terlibat di event, mendatangi konser media partner, liputan hingga siaran malam.
“Kami mendapat ilmu yang tidak kami dapat di kampus. Terus juga di sini kami bisa mendapat banyak kenalan teman baru,” ujar Rangga.
Harapannya setelah magang di Metta Solo FM mahasiswa magang MBKM dapat menggunakan ilmu yang sudah dipelajari untuk ke depanya.
“Ya untuk harapanya sih, saya kan pengen jadi penyiar ya, harapannya ilmu yang saya dapat dari Magang di Metta FM dapat berguna untuk saya mewujudkan impian saya kedepanya untuk menjadi penyiar,” ujar Yunda.










