Solo Sering Hujan Angin, Polisi dan PLN Siapkan Tim untuk Amankan Piala Dunia U-17

oleh
oleh
Hujan
Hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan tenant Kreasso Terminal Hall Tirtoandi ambruk, Selasa (24/10/2023) | Magang UMN / Stanley Novalino

SOLO, MettaNEWS – Hujan lebat dengan angin kencang yang sering terjadi di Solo pekan ini, mungkin menjadi gangguan pelaksanaan Piala Dunia U-17 di Kota Solo. Polisi menyiapkan tim khusus untuk mengantisipasi gangguan alami ini.

“Misalnya pohon tumbang di sekitar stadion atau di jalur peserta dari penginapan menuju stadion. Semua sudah kita siapkan langkah-langkah antisipasi,” kata Kabidhumas Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Kamis (16/11/2023).

Satake Budi Setianto memaparkan langkah-langkah polisi bekerja sama dengan instansi lain seperti BPBD dan PLN.

“Polisi tentu lebih fokus ke gangguan kamtibmas yang timbul. Misalnya ada pohon tumbang, kami siapkan rekayasa lalu lintas. Juga ada personel untuk membantu menyingkirkan pohon tumbang ke pinggir jalan,” jelas Kabidhumas

Dia menegaskan, kelancaran pertandingan dan keamanan tim yang berlaga di piala dunia U-17 menjadi prioritas utama.

Terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY Mochamad Soffin Hadi mengatakan pihaknya sudah melakukan antisipasi bila ada gangguan pohon tumbang yang mengganggu jaringan listrik di sekitar stadion Manahan.

Untuk gelaran Piala Dunia U-17 tersebut, kata dia, pihak PLN menyiagakan personel sebanyak 332 orang di titik krusial gate poin dan di panel-panel yang ada di dalam stadion.

“Semuanya siap dan selama pertandingan petugas memeriksa parameter kelistrikan, tegangan arus agar tidak ada gangguan. Dua hari yang lalu ada hujan angin, lapangan utama tidak ada masalah, semua berjalan lancar,” pungkasnya