Batik Sandra Karyani Jawab Kemajuan Zaman Padukan Motif Tradisional dengan Desain Kekinian

oleh
oleh
Regi Irene dengan karya uniknya, Batik Sandra Karyani | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Menjawab dinamika kemajuan zaman batik Sandra Karyani, Laweyan Solo berani menembus pasar menghadirkan perpaduan batik tradisional dengan desain dan motif kekinian.

Pemilik showroom batik Sandra Karyani, Regi Irene menjelaskan, latar belakang kecintaannya pada batik membuatnya berkarya. Dengan mengembangkan batik memadukan motif-motif pakem tradisional dengan motif dan desain kekinian yang modern.

“Selama ini anak-anak muda agak sungkan memakai batik dengan motif yang pakem dan klasik. Mereka selalu beralasan kalau pakai batik menjadi terlihat lebih tua karena motif pakemnya,” tuturnya di showroom Batik Sandra Karyani, Laweyan Solo, Sabtu (30/9/2023).

Batik Sandra Karyani beralamat di Jalan Dr. Radjiman No. 551 Laweyan mengembangkan motif desain yang mengikuti fashion internasional. Regi juga menggandeng perajin batik lokal dengan memberdayakan potensi perajin batik dari Solo.

“Original, otentik desain yang mengikuti masa kini. Mengikuti perkembangan mode di dunia supaya batik lebih luas lagi. Misinya memberdayakan karya motif batik Solo untuk digunakan sepanjang masa,” tutur pemilik nama lengkap Regi Irene Sandra Karyani ini.

Regi menangkap peluang minat masyarakat dalam tren moderen yang selalu berkembang. Dengan visi misi menjual produk original dan otentik karyanya.

“Konsep desain tidak meninggalkan filosofi dari batik. Kolaborasi kami dengan perajin batik lokal untuk memasukan desain lebih kekinian. Desain fashion Eropa, Korean style tapi tetap menggunakan motif batik pakem,” tegasnya.

Divisi Marketing, Samuel menambahkan sang founder, Regi Irene mempunyai visi yang cukup luas dan megah.

“Banyak yang mengatakan desain-desainnya lebih seperti desain fashion luar negeri. Sehingga menjadi karya batik lintas negara yang tidak biasa. Narasi dari filosofi batik menjadi nilai tambah yang tak ternilai dan kuat,” kata Samuel.