Mendaki Merapi Tanpa Izin, Perempuan Warga Negara Spanyol Dievakuasi Tim SAR

oleh
oleh
basarnas pendaki spanyol
Jacinto Cornejo (37) perempuan asal Spanyol yang dievakuasi SAR gabungan dari puncak Merapi | dok Humas Basarnas

BOYOLALI, MettaNEWS – Seorang perempuan warga Spanyol, Jacinto Cornejo (37) mengalami kelelahan akut saat mendaki Gunung Merapi dari jalur Selo, Boyolali, Kamis (14/9/2023). Satu tim SAR gabungan berhasil menemukannya dan membawanya turun dengan selamat.

Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto menerangkan, Cornejo mendaki sendirian. Pendakian itu berlangsung tanpa izin, karena saat ini Gunung Merapi tertutup untuk pendakian dalam status Awas.

“Jadi dia mendaki sejak Rabu, membawa bekal tapi tidak membawa peralatan berkemah. Setelah semalaman di gunung dia merasa sangat kelelahan, akhirnya menelepon agen asuransi untuk minta bantuan,”paparnya.

Informasi itu akhirnya sampai ke Basarnas Semarang, yang kemudian memerintahkan Koordinator Pos SAR Surakarta Arief Sugiyarto untuk mengirim rescuer.

Bersama sejumlah potensi SAR, rescuer Basarnas melacak jejak Cornejo dan berhasil menemukannya tidak jauh dari Pos 4 pada ketinggian 2.500 meter dpl. Mereka kemudian mengevakuasi survivor ke bawah dan membawanya ke Puskesmas Selo untuk pemeriksaan kesehatan.

“Dengan telah berhasilnya misi mencari dan menyelamatkan survivor, operasi SAR kami nyatakan selesai. Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung misi kemanusiaan,” tutup Heru Suhartanto.