SUKOHARJO, MettaNEWS – Pencarian SAR terus dilakukan untuk menemukan jasad Pardiman (35), warga Tegalan, Desa Kateguhan, Kecamatan Tawangsari yang tenggelam di Bengawan Solo sejak Senin (16/10/2023) sore.
Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto menyebut, SAR gabungan dari Pos SAR Surakarta dan relawan setempat masih berlangsung.
Baca juga: Jenazah Perempuan Mengapung di Bengawan Solo, Ternyata Warga Pucangsawit
“Pagi ini kami lakukan penyusuran dan penyelaman di lokasi korban tenggelam. Tapi belum membuahkan hasil, semoga hari ini berhasil,” tutur Koordinator Pos SAR Surakarta, Arief Sugiyarto kepada MettaNEws, Selasa pagi.
Kecelakaan yang menimpa Pardiman bermula ketika korban mencari ikan bersama seorang teman di sungai yang mengalir tidak jauh dari rumah. Dari sungai kecil, arus menghanyutkan Pardiman ke aliran Bengawan Solo.
“Saat itu jaring tersangkut batu dari korban berenang ke tengah untuk melepaskan. Tapi mungkin karena kelelahan, akhirnya tenggelam di Bengawan Solo,” papar Arief.
Situasi Bengawan Solo di tempat kejadian saat ini, kedalaman sekitar 5 meter dan arus tenang.








