Manfaat Mandi Bagi Bayi, Tingkatkan Kecerdasan Kognitif dan Emosional

oleh
oleh
bayi
Manfaat mandi untuk bayi meningkatkan kecerdasan kognitif dan emosionalnya | foto ilustrasi

SOLO, MettaNEWS – Meskipun belum banyak beraktivitas dan keluar rumah, seorang bayi harus rutin mandi. Tidak hanya membersihkan tubuh bayi, mandi bagi bayi juga mempunyai banyak manfaat. Selain membersihkan dan menyegarkan tubuh si kecil, Bidan Lesta Alen dari LA Mom and Baby Care Jakarta menuturkan, rutinitas memandikan bayi memiliki manfaat besar dalam meningkatkan kecerdasan kognitif dan emosionalnya.

Bidan Lesta mengatakan, ketika mandi, orang tua memberikan stimulus berupa suara dan gerakan untuk bayi. Dengan demikian bayi dapat belajar dari lingkungan sekitarnya. Rutinitas ini dapat merangsang indra peraba dan indra penciumannya.

Misalnya tentang suhu, ketika mandi, bayi belajar tentang suhu air, apakah dingin, panas, atau hangat. Kemudian, saat mandi, bayi juga bisa mencium wangi sabun yang mampu merangsang otak untuk mengeluarkan hormon yang membuat rileks.

“Air menjadi media terbaik untuk melepaskan ketegangan. Jadi aliran darahnya lancar. Kita kalau mandi juga kan rileks. Bayi juga gitu. Karena air memang media terbaik untuk melepaskan ketegangan itu. Kalau dia rileks, otomatis tidurnya nyenyak, otomatis pula dia akan banyak minum susu. Kalau misalnya emosionalnya terjaga, otomatis dia enggak rewel, jadi dia stabil,” tutur Lesta melalui Live Instagram bersama Doodle Excusive Baby Care, Selasa (22/8/2023).

Memandikan bayi ternyata juga bermanfaat bagi orang tuanya. Lesta menuturkan, rutinitas ini dapat meningkatkan ikatan (bonding) antara bayi dengan orang tuanya.

“Otomatis dengan kita ada waktu berdua dengan si bayi, kita ajak ngobrol kemudian kita gendong dia, kita sentuh dia. Itu menjadikan bonding kita lebih kuat dengan bayinya, bayi kita juga merasa’oh ini mama saya, ini papa saya’,” paparnya.

Waktu yang Tepat Memandikan Bayi Setelah Lahir

Kulit bayi baru lahir yang sangat lembut dan sensitive menjadi tantangan bagi orang saat memandikan. Memandikan bayi tanpa merusak kulitnya bisa jadi merupakan tugas yang berat bagi orang tua. Bagaimana tidak? Kulit bayi juga rentan terluka dan terkena berbagai macam ancaman seperti jamur, bakteri, polutan, dan sebagainya.

Namun, bayi tidak bisa langsung mandi setelah ia lahir. Menurut Lesta, bayi baru bisa dimandikan setelah enam jam dari jarak kelahiran.

“Kenapa? Karena dia baru lahir. Di dalam kandungan itu hangat, jadi seperti hangat tubuh kita. Kalau misal dia baru lahir terus dimandikan, dia bisa hipotermi atau suhu badannya jadi dingin. Jadi minimal tunggu dia sudah stabil, sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar enam jam, baru boleh kita mandikan,” tuturnya.

Tips Memandikan Bayi Baru Lahir

Terkadang banyak orang tua yang masih ragu dan takut memandikan bayi baru lahir. Hal ini lumrah terjadi karena bayi memerlukan perlakuan khusus. Apabila ayah bunda masih takut memandikan buah hatinya. Bidan Lesta memberikan tips mudah untuk mulai membersihkan tubuh bayi.

Pertama, membaringkan bayi di atas perlak. Kemudian basuh tubuhnya dengan air hangat menggunakan washlap. Cara ini memudahkan ayah bunda yang masih takut memandikan bayi di dalam bak atau ember. Apabila ingin menyabuninya, gunakan sabun yang tidak mengandung busa serta tidak mengandung SLS dan paraben karena dapat merusak jaringan kulit si kecil.

“Banyak juga yang menerapkan mandinya pakai air saja untuk newbron. Tapi di negara kita karena Indonesia negara tropis, di mana pertumbuhan bakteri, jamur itu cepat, jadi kita enggak bisa hanya menggunakan air. Karena rata-rata dari pasien-pasien yang saya alami sendiri itu kulitnya pada iritasi, ada yang merah-merah walaupun masih umur enam hari. Jadi penting sekali kita memberikan sabun supaya terjaga kesehatan kulitnya. Jangan lupa pula gunakan Doodle Baby Gentle Wash agar pengalaman mandi si kecil semakin bermakna. Jadi kita pilih sabun yang benar-benar untuk bayi newborn,” ucap Lesta.

Oleh karena itu, tak salah jika orang tua perlu berhati-hati serta menjadikan mandi sebagai rutinitas yang menyenangkan.

“Tentunya, ketika memandikan bayi, orang tua perlu memberikan perhatian khusus, terutama tentang keamanan dan kenyamanan si kecil,” pungkas bidan Lesta.