KGPAA Mangkunegara X Undang Presiden Jokowi dan Prabowo di Kirab Pusaka Malam 1 Sura Pura Mangkunegaran

oleh
Pura Mangkunegaran
Kirab Pusaka Dalem Tahun Baru Jawa 1 Suro Ehe 1956 Pura Mangkunegaran diikuti iringan-iringan peserta kirab, Jumat (29/7/2022) malam | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Pura Mangkunegaran akan menghelat kirab malam 1 Sura pada Selasa (18/7/2023) malam ini. Ditemui di Pura Mangkunegaran, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X membeberkan ia turut mengundang tokoh negara untuk menghadiri kirab malam 1 Sura ini.

Berbeda dengan tahun lalu di mana Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka datang saat kirab malam 1 Sura. Untuk tahun ini, Mangkunegara X mengaku juga mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

“Undangan yang disebar ya ada untuk Pak Menhan (Prabowo), (Pak Presiden) Ya tentunya diundang, dengan jadwal yang padat tentu kami senang sekali jika semakin banyak yang bisa hadir,” katanya, Selasa (18/7/2023).

Mangkunegara X merasa senang apbila Presiden Jokowi bisa hadir dan menyaksikan langsung kirab malam 1 Sura. Agenda kirab malam 1 Sura DI Kota Solo terbagi menjadi dua yakni di Pura Mangkunegaran dan Keraton Surakarta.

“Kami senang jika bisa hadir bisa melihat indahnya kebudayaan Jawa ini di Mangkunegaran juga di Keraton Solo, ini harapannya menjadi sesuatu yang kedepan semakin semarak dan juga lestari,” jelasnya.

Adapun alasan kedua tokoh ini diundang saat kirab malam 1 Sura lantaran keduanya dinilai sering berkunjung di Pura Mangkunegaran.

“Pak Gubernur tahun lalu juga hadir, kami akan senang sekali kalau tahun ini bisa hadir lagi, nanti kami lihat lagi. Kami juga mengundang masyarakat Kota Solo harapannya upacara yang bermanfaat untuk banyak orang,” ucapnya.

Mangkunegara X menjelaskan nantinya kirab malam 1 Sura akan dimulai dengan Kirab Pusaka mengitari Pura Mangkunegaran mulai dari gerbang utama Pura Mangkunegaran di Jalan Ronggowarsito, lalu belok ke kanan ke Jalan Kartini, ke Jalan RM Said, Jalan Teuku Umar, dan kembali ke Pura Mangkunegaran. Setelah kirab prosesi dilanjutkan semedi.

“Untuk tokoh lebih baik mengikuti sampai akhir,” pungkasnya.