SOLO, MettaNEWS – KGPAA Mangkunegara X mendukung gagasan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka terkait wacana integrasi sejumlah kawasan seperti Sky Bridge Solo Balapan atau jembatan melayang yang menghubungkan Stasiun Solo Balapan dengan Terminal Tirtonadi, Masjid Raya Sheikh Zayed dan Pura Mangkunegaran.
Hal ini dikemukakan KGPAA Mangkunegara X usai menemui Wali Kota Solo, Gibran di Balai Kota Solo pada Jumat (7/7/2023).
“Tentu bagus sekali setiap kota itu ada TOD-nya (Transit Oriented Development-red). Jadi awal yang bagus sekali karena ini mengintegerasikan destinasi dengan transportasi,” ujar KGPAA Mangkunegara X.
Dukung Integrasi Pura Mangkunegaran
KGPAA Mangkunegara X menilai adanya integrasi antara fasilitas umum dengan destinasi wisata di Kota Solo ini dapat menjadi bagian dari Transit Oriented Development (TOD) sebuah kota.
TOD merupakan konsep pengembangan ataupun pembangunan kota dengan memaksimalkan penggunaan lahan yang bercampur dan terintegrasi serta mempromosikan penggunaan angkutan umum massal dan gaya hidup sehat, seperti berjalan kaki dan bersepeda.
“Integrasi itu kan kunci untuk kita semakin mengangkat bisa saling mendukung. Harapannya dengan destinasi transportasi semua bisa menunjang satu sama lain saya kira ini bagus sekali,” ujarnya.
Wali Kota Solo Gibran akan menyiapkan dua koridor maupun pedestrian yang saling terhubung antara wisata religi dan wisata kebudayaan tersebut.
KGPAA Mangkunegara X pun menyambut baik hal ini sebagai bagian dari pekerjaan rumah yang akan terus ia kembangkan.
“Ya sebetulnya banyak kami melihat PR dari sisi pariwisata pengelolaan pamedan dan sebagainya masih banyak yang ingin kita kembangkan,” terang KGPAA Mangkunegara X.
Setelah sebelumnya Pura Mangkunegaran berhasil merevitalisasi Pracima Tuin menjadi satu destinasi wisata yang kini kian cantik di Kota Solo. KGPAA Mangkunegara X berharap Pura Mangkunegaran dapat kembali memberikan suatu hal yang baru lagi di tahun ini.
“Harapannya tahun ini harusnya ada beberapa hal baru yang kita lakukan dan dari sisi pameran sisi event-event yang sifatnya internal di Mangkunegaran memang kita lebih kembangkan. Workshop pendidikan bisa diakses masyarakat nanti akan kita fokuskan di situ. Jadi hal-hal kecil tapi saya rasa dari hal-hal kecil ini detail dampaknya besar juga sebetulnya,” pungkasnya.
Pembuatan koridor terintegrasi antara Stasiun Balapan-Masjid Raya Sheikh Zayed-Pura Mangkunegaran penganggarannya melalui APBD Solo. Nantinya realisasi pedestrian ini akan berjalan secara bertahap.








