SOLO, MettaNEWS – Beberapa waktu ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo getol menyatakan diri siap menjadi tuan rumah penyelenggara Piala Dunia U-17 pada November mendatang.
Seiring dengan keinginan itu, Stadion Manahan pun dipastikan punya cukup waktu untuk menyiapkan diri dan berbenah. Meski nyatanya ada dua jadwal konser musik yang dihelat di Stadion Manahan sebelum pelaksanaan Piala AFF dan Piala Dunia U-17 itu berlangsung.
Kendati demikian, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming memastikan konser-konser yang sudah dijadwalkan di Stadion Manahan tidak akan mengganggu persiapan Piala AFF maupun Piala Dunia U-17.
Diakuinya, ia juga telah berkoordinasi dengan penyelenggara event untuk meminimalisir kerusakan sekaligus meminta konsekuensi penyelenggara untuk mengganti jika ada kerusakan yang ditimbulkan akibat konser tersebut.
“Komitmen dari EO nanti pakai floring agar rumputnya tidak rusak. Kalau ada kerusakan wajib ganti,” beber Gibran, Kamis (29/6/2023).
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solo, Rini Kusumandari memastikan pihaknya memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan Stadion Manahan untuk dua event besar.
Yakni Piala AFF maupun Piala Dunia U-17 pada September dan November mendatang. Begitupun jika Stadion Manahan digunakan untuk konser musik beberapa waktu sebelumnya.
Berdasarkan jadwal yang sudah ada, konser musik yang dijadwalkan di Stadion Manahan digelar pada Juli dan awal Agustus mendatang.
Oleh karenanya ia percaya diri jika masih ada cukup waktu untuk menyiapkan agar stadion siap digunakan untuk Piala AFF maupun Piala Dunia U-17.
“Ada dua konser di Stadion Manahan, ada di bulan Juli dan awal Agustus. Sementara rencana Piala AFF ada di September dan Piala Dunia U-17 di November. Estimasinya masih ada cukup waktu untuk pengembalian rumput lapangan,” kata dia, Kamis (29/6/2023).
Pihaknya mendukung penuh keinginan Pemkot Solo untuk bisa menarik penyelenggaraan Piala Dunia U-17 di Kota Solo ini. Ia pun ikut memastikan pelaksanaan konser yang sudah dijadwalkan tidak akan jadi halangan untuk menjadikan Solo sebagai salah satu penyelengara Piala Dunia U-17 itu.
Dinas Pemuda dan Olahraga juga memastikan segala fasilitas Stadion Manahan telah siap. Sebab sebelumnya stadion tersebut juga dipersiapkan sebagai venue Piala Dunia U-20 yang batal dihelat di Indonesia pertengahan tahun ini.
“Stadion Manahan siap, segala fasilitas untuk U-20 tetap kita adakan. Jadi tidak masalah untuk U-17, bahkan untuk pembukaan atau penutupan kita siap. Kekurangan hanya penambahan genset di lapangan latihan, ini sudah dianggarkan di perubahan. Tinggal beli dan bisa langsung dipasang,” pungkasnya.







