SOLO, MettaNEWS – Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka melaksanakan salat Jumat atau Jumatan di Masjid Raya Zayed Solo (10/3/2023). Dalam Salat Jumat ini gibran ini mengecek bagaimana perkembangan dari pengamanan.
Hal tersebut lantaran pada Salat Jumat pertama kali di masjid Zayed (3/3/2023) petugas masjid kewalahan menghadapi banyaknya jemaah yang datang.
Usai melaksanakan jumatan di masjid Zayed ini Gibran mengatakan bahwa hasil evaluasi sebelumnya membuat pelaksana salat Jumat ini jauh lebih baik.
“Lebih baik, sudah kita evaluasi tadi. Bisa lebih lancar, sektornya sudah lengkap,” ungkap Gibran (10/3/2023).
Lebih lanjut dalam pengamanan kali ini juga mendapatkan support dari Kepolisian dan TNI. Yang membuat jemaah lebih tertib dalam melaksanakan ibadah.
Evaluasi ini terus pihaknya gelar agar mendapatkan sistem yang sesuai, hal tersebut juga karena masjid raya Sheikh Zayed saat ini sudah menjadi objek Wisata Religi Islami.
“Ini juga karena banyak yang ingin beribadah. Apalagi hari Sabtu Minggu ini ada puluhan ribu. Tapi yang jelas yang masalah seperti sampah dan lain-lain kita lebih baik,”tukas Gibran.
Sebagai informasi, sebelumnya masjid raya Sheikh Zayed ini telah resmi untuk umum pada tanggal 1 Maret 2023 lalu. Usai RI 2 atau Wapres Maaruf Amin membukanya dalam perayaan Isra Miraj di masjid tersebut. Usai pembukaan itu pengunjung masjid naik drastis hingga pukuhan ribu perhari.
Sementara ketika Salat Jumat pertama, kapasitas dalam masjid overload atau membeludak. Salah satu pengurus masjid, Imron Supomo mengatakan bahwa kapasitas yang ada di ruang utama Masjid Sheikh Zayed Solo sebanyak 6000 orang.
Sedangkan, pada saat Jumat pertama (3/3/2023) pintu buka sekitar pukul 11.00 jemaah sudah mulai berdatangan dan memenuhi area tengah. Dan pada saat adzan sudah mulai berkumandang, banyak jemaah yang mendesak ingin masuk.
“ini tadi memang sudah overload di dalam, jadi mohon nanti jemaah yang baru hadir bisa berada di area selasar. Masih banyak untuk jemaah yang bisa salat Jumat di sini,” kata Imron (3/3).








