SOLO, MettaNEWS – Tim Sar Brimob Kota Solo melakukan respon cepat bantu warga korban terdampak banjir di Kota Solo. Para personel Brimob mendirikan tenda, dapur umum hingga melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir.
“Total ada 50 personel yang terjun di lokasi yang terletak di Kawasan Jagalan dan Pucangsawit, Kecamatan Jebres,” terang Kompol Langgeng Sugito saat bantu warga terdampak banjir, Jumat (17/2/2023) siang.
Personel yang terjun tersebut telah membantu warga terdampak banjir sejak Kamis (16/2) kemarin. Mereka membawa perahu karet, perbekalan makanan, alat masak, tenda dan bantuan lainnya.
“Kami juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar penanganan warga terdampak banjir ini bisa efektif,” ujarnya.
Brimob berharap bantuan telah tersalurkan mampu meringankan beban masyarakat terdampak.
Kepala BPBD Kota Solo Nico Agus Putranto, mencatat banjir meluas terhitung sejak Jumat (17/2). Total 21.846 jiwa terdampak banjir dan 3.898 orang mengungsi tersebar di 16 Kelurahan serta 4 kecamatan.
“Data terbaru Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan ikut terkena banjir. Data ini masuk pukul 09.00 WIB,” katanya.
Sementara itu di wilayah Joyotakan BPBD masih mengupayakan evakuasi warga yang kekeh di rumah masing-masing.
Selain itu pada laporan terakhir sekitar pukul 12.00 WIB kondisi debit air di beberapa wilayah telah menyusut. Namun di wilayah Joyotakan malah mengalami penaikan debit sekitar 5-15 cm.








