Wacana Ongkos Haji Naik, Jemaah asal Solo Tidak Ada yang Mundur 

oleh
Materi Manasik Haji
Proses keberangkatan jemaah haji di Asrama haji Donohudan Embarkasi Solo 2022 | MettaNEWS / Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS – Wacana ongkos haji naik telah merebak usai Mentri Agama Yaqut Cholil Qoumas memaparkan pada rapat kerja antara Kemenag dan Komisi VIII DPR di Gedung DPR, l Jakarta, Kamis (19/1/2023) lalu.

Kementerian Agama mewakili pemerintah mengusulkan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2023 sebesar Rp 98.893.909. Dari angka Rp 98,8 juta itu, biaya yang dibebankan kepada jemaah haji sebesar Rp 69 juta. Sementara sisanya dibayarkan nilai manfaat dana haji.

Menangapi wacana ongkos haji naik tersebut, Kemenag Solo memastikan tidak ada jemaah di wilayahnya yang mundur.

Secara ekonomi, Kepala Kemenag Solo Hidayat Maskur, mengatakan bahwa jamaah asal Kota Solo siap untuk melunasi biaya haji apabila ada kenaikan. Bahkan ia mengatakan tidak ada persoalan.

“Tidak ada masalah, di Solo jemaah siap untuk melunasi berapapun, sekali lagi tidak masalah,” katanya.

Selain itu, Hidayat juga menjelaskan tidak ada calon jemaah haji yang mundur. Bahkan ia mengungkapkan malah banyak jemaah yang mengajukan diri untuk menjadi calon haji tahun ini dan tidak ada yang keberatan.

Kendati demikian, Hidayat mengatakan belum melakukan sosialisasi. Pasalnya kebijakan kenaikan ongkos haji masih dalam kajian pemerintah dan belum ada Keppres terkait hal tersebut.

“Ini kan belum ada kejelasan. Nanti tunggu saja Keppres baru kita melaksanakan. Jemaah kota solo secara keseluruhan siap untuk melunasi berapa pun. Apapun keputusan pemerintah tidak ada masalah,” ubgkap Hidayat.

“Mereka sudah menyadari, kemarin kita sosialisasikan calon jemaah harus sesuai dengan kalimat istitha’ah (mampu). Kalimat mampu di sini memang kita harus mampu membayar bagian dari istitha’ah kalau orang tidak istitha’ah barangkali tidak berkewajiban ibadah haji,” tungkasnya.

Selain itu, Hidayat memperkirakan bahwa Solo mendapatkan kuota untuk jamaah haji tahun 2023 sekitar 430 orang.