SOLO, MettaNEWS – Wajah sumringah terpancar dari para pedagang Night Market Ngarsapura. Setelah 6 bulan lamanya ditempatkan di Jalan Bhayangkara, Sriwedari, akhirnya pasar malam ini kembali berada di Jalan Diponegoro, Ngarsapura, Keprabon Banjarsari, Solo, Sabtu (31/12/2022).
Momen pindahnya para pedagang ke lokasi awal mula Night Market bertepatan dengan gelaran Car Free Night (CFN) pergantian tahun 2022 ke 2023. Sehingga malam ini menjadi kali pertama mereka bisa kembali berjualan usai revitalisasi Ngarsapura rampung.
Salah satu pedagang batik, Riski Karunia (31) mengaku senang bisa kembali ke Ngarsapura lantaran lokasinya yang dirasa lebih enak.
“Ramai di sini, di sana (Sriwedari) tergolong sepi tempatnya, kalau di sini enak kawasannya ramai, di sini juga ada tempat buat nongkrong-nongkrong dekat dengan kawasan yang biasanya juga ramai,” terangnya.
Riski telah berjualan di Night Market Ngarsapura selama 7 tahun pun mengaku kawasan ini menjadi lokasinya yang paling tepat untuk menggelar pasar malam. Maka Riski optimis pendapatannya akan kembali naik.
“Sudah jualan dari 2015, paling ramai di Ngarsapura optimis dampaknya bagus juga karena di sini kan kawasannya lebih bagus juga. Pengunjung makin malam makin ramai meskipun sempat gerimis tapi mending di sini, buka sudah langsung laku,” bebernya.
Riski berharap Night Market akan seterusnya ditempatkan di Ngarsapura.
“Buat Pak Gibran makasih sudah dikasih tempat yang nyaman direnovasi lebih bagus pokoknya nyaman buat pedagang juga buat pengunjung. Semoga di tempat yang baru ini bisa laris manis,” tukasnya.
Senada, Natalia (37) pedagang wedang jahe mengaku senang penganjung Night Market di Ngarsapura lebih banyak ketimbang di Sriwedari.
“Pengunjungnya lebih banyak jadi yang beli juga banyak, mending di sini lebih baik dekat tempat hiburan, ada tempat-tempat legendaris juga, ada Pura Mangkuengaran juga kan,” ujarnya.
Selain lokasi yang dirasa lebih strategis, Natalie menyebut Night Market Ngarsapura lebih hidup setelah kembali ke asal muasalnya.
“Fasilitasnya enak di sini parkirnya tersebar ke beberapa lokasi. Tendanya seperti lebih bagus sini, sini juga lebih terang. Lebih cepat laku juga,” katanya.
Hal yang tak jauh berebeda juga diungkapkan pedagang aksesoris, Rahmat (30). Menurutnya Night Market Ngarsapura dengan Night Market Sriwedari jauh berbeda.
“Menurut saya di sini jauh berbeda. Karena pas pindah ke Sriwedari itu kaya nggak ada antusias dari warga, tapi setelah kembali ke sini dan momenya bertepatan dengan pergantian tahun baru jadi luar biasa,” terangnya.
Menurutnya semakin malam semakin banyak warga yang terus berdatangan. Akibatnya ia pun kecipratan untung lantaran dagangannya banyak dilirik.
“Tadi banyak bawa 6 lusin dan sudah banyak yang berkurang di display. Kira-kira sudah 30 sampai 40-an lah yang laku dan nanti saya optimis akan terus bertambah. Alhamdulillah baguslah,” kata Rahmat.
Rahmat berharap Night Market tidak berpindah tempat lagi. Sebab kawasan Ngarsapura yang telah ditata semakin cantik menurutnya dapat menjadi magnet untuk warga terus datang.
“Harapannya semoga nggak pindah lagi apalagi dengan adanya taman yang bagus bisa menunjang. Jadi kami bisa inovasi juga sehingga warga bisa lebih antusias,” tukasnya.







