SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tengah mengajukan izin ke Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab (UEA) pada 25-31 Desember 2022.
Dikatakan Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Kamis (15/12/2022), ia akan melakukan presentasi dan kunjungan yang membahas pembangunan Islamic Center sekaligus pengelolaan Masjid Raya Sheikh Zayed di Gilingan Banjarsari Solo, yang diresmikan bersama Pangeran UEA pada 18 November lalu.
“Presentasi membicarakan Islamic Center, kita datang ke kampus nanti ada kerja sama dengan kampus soal pengelolaan Masjid Zayed,” ujar Gibran.
Selain agenda tersebut, Gibran juga akan diajak Pangeran UEA untuk falconry hunting atau berburu menggunakan burung falcon.
“Kalau Pangeran kemarin mengundang falconey hunting berburu dengan burung falcon di gurun pasir. Aku dewe yo ora mudeng apa kuwi, tapi burung falconnya di sini (tangan), hobinya orang kaya,” terangnya.
Sebagai informasi Falconry atau disebut juga Hawking adalah jenis olahraga yang tergolong ekstrem dengan memanfaatkan falcon jenis burung pemangsa seperti jenis elang, alap-alap atau burung hantu. Di Arab Saudi, olahraga yang satu ini masuk ke dalam sebagian besar terbatas pada kelas bangsawan.
Lantaran masih menunggu izin dari Kemendagri, Gibran masih belum tahu kapan ia akan membeli tiket pesawat.
“Belum tahu ini izinnya belum keluar, Ini lagi mengajukan, ya moga-moga suratnya keluar biar hibahnya cepat cair juga,” ujar Gibran.
Islamic Center hadiah dari Putra Mahkota Uni Emirat Arab atau UEA, Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan tersebut rencananya akan dibangun pada tahun 2023.
Semula Pemerintah Kota Solo berencana menghibahkan tanah seluas 3,4 hektare di dekat kampus Universitas Sebelas Maret untuk lahan proyek Islamic Center.
Hingga akhirnya rencana ini diurungkan dengan mengganti lokasi proyek di kompleks Solo Technopark (STP) seluas 1,9 hektare.
Maka untuk mempercepat hibah lahan pembangunan Islamic Center, Gibran berencana bertolak ke Uni Emirat Arab pada pekan terakhir bulan Desember ini.
“Islamic Center biar cepat dibangun, belum tahu kapan mangkate, izinnya belum keluar,”tukasnya.







