SOLO, MettaNEWS – PT Mulia Properti Indah (MPI) Development terus memegang komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi konsumen. Salah satunya dengan menyelesaikan pembangunan Solo Urbana Residence yang pada hari ini Kamis (15/12/2022) diresmikan.
Meski baru saja diresmikan oleh Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa pada hari ini namun siapa sangka 700 unit apartemen dari total 1.482 unit telah terjual.
Solo Urbana Residence hadir di tengah-tengah kawasan strategis ruas Jalan Mojo, Gulon, Mojosongo, Solo dan dekat ruas Jalan Solo Ring Road yang dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektare. Alhasil apartemen yang satu ini menjadi tren hunian vertikal yang nyaman.

Komitmen untuk menyelesaikan pembangunan Solo Urbana Residence ini juga terus dipegang erat oleh PT MIP Development. Di saat apartemen lain menunda pembangunan apartemen di tengah amukan badai Covid-19, Solo Urbana Residence justru terus bergerak hingga mampu mewujudkan apartemen yang berkelas dan megah di Kota Solo.
Hal ini diapresiasi oleh Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa yang hadir dalam penandatanganan prasati dan pemberian sertifikat Solo Urbana Residence.
“Rencana apartemen ini kan punya 7 tower dan yang sudah dibangun 4 tower di Solo sisanya masuk Karanganyar. Kehadiran Solo Urbana Residence ini menurut saya bisa merubah image masyarakat di mana apartemen seperti inilah yang diperlukan oleh anak-anak sekarang, baik mahasiswa maupun pelajar untuk bisa mandiri,” terang Teguh.
Menurut Teguh, solusi hunian aman dan nyaman bagi mahasiswa, pelajar maupun masyarakat lain adalah dengan apartemen.
“Maka solusi yang terbaik adalah apartemen, selain nanti ditinggali sendiri, setelah lulus bisa disewakan juga, saya kira soal harga saya kira sama, jadi selamat kepada owner Pak Wiryawan,” ujarnya.
Teguh berharap keberadaan Solo Urbana Residence dapat meluas per sudut Kota Solo untuk memenuhi kebutuhan akan properti yang kian tinggi.
Konsep Hidup Berubah
“Harapan kami ada tower lagi di sudut Kota Solo yang lain, artinya bisa di kecamatan yang lain di luar Jebres, Mojosongo mungkin bisa di Laweyan atau Banjarsari yang lahannya saya kira 5.000 hektare masih ada,” katanya.
Pemerintah Kota Solo mendukung adanya apartemen Solo Urbana Residence untuk menuju Kota Solo kawasan elit. Hal ini sejalan dengan konsep tata letak Kota Solo sebagai kota yang kian cantik dari waktu ke waktu.
“Ya harus berubah dengan bertambahnya penduduk orang kan nggak bisa satu rumah 2-3 KK, apalagi rumahnya kecil-kecil, maka dengan kemajuan zaman orang telah memilih lewat alternatif yang lain untuk kenyamanan masing-masing orang,” ujar Teguh.
Untuk menciptakan kawasan elit ini, pihaknya akan menata kawasan di sekitar Solo Urbana Residence agar lebih nyaman.
“Yang menjadi catatan di sini ialah harus menyesuaikan dengan lingkungannya supaya tepat komunikasinya maka akan kita tata juga kawasan ini jalannya kurang lebar, akan kita lebarkan untuk memfasilitasi para penghuni yang ada di Solo Urbana Residence,” tukasnya.
Menjadi tren hunian vertikal yang diapit 3 kampus besar seperti Universitas Sebelas Maret, Institut Seni Indonesia, Akademi Komunitas lndustri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta (AK-Tekstil Solo), Solo Urbana Residence memiliki beragam fasilitas seperti swimming pool, jogging track, meeting point garden hingga antar jemput ke UNS.
Managemen MPI Development, Andy Natanael mengatakan hunian ini cocok digunakan untuk kalangan mahasiswa. Memiliki potensi disewakan dengan biaya relatif terjangkau yakni Rp 2.75 juta per bulan, mahasiswa dapat menikmati segala fasilitas lengkap yang ada di Solo Urbana Residence.
“Dengan dikelilingi kampus maka potensi pasarnya sangat besar dan setiap tahun ada sekitar 53 ribu mahasiwa baru itu baru satu kampus dan masih ada 2 kampus terkemuka lainnya. Hunian mereka selama ini berkonsep kos-kosan dan kami menawarkan hunian modern berupa apartemen dengann berbagai fasilitasnya,” jelas Andy.
Solo Urbana Residence juga berkomitmen untuk memberikan langsung sertifikat per unit apartemen kepada setiap penghuni. Maka tak heran jika apartemen ini menjadi hunian yang memiliki tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi.









