Proses Evakuasi Kukang Kecil di Reruntuhan Gempa Cianjur

oleh
Hewan
Seekor kukang ditemukan di reruntuhan gempa Cianjur, Jawa Barat, Jumat (9/12/2022) | Dok SAI

CIANJUR, MettaNEWS – Yayasan Sintesia Animalia Indonesia (SAI) mengevakuasi seekor kukang mungil yang ditemukan di reruntuhan gempa di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Cianjur Jawa Barat pada Jumat (9/12/2022).

Ketua Yayasan SAI dan Animals Australia (AA), Jovand mengatakan belum diketahui apakah kukang tersebut memiliki tuan atau memang epas dari habitatnya.

“Hari Jumat kemarin tim menerima laporan adanya kukang ini, sudah di dalam kandang dan siap diestafet. Kami bekerjasama dengan UPT puskeswan wilayah Cianjur Utara membawa kukang ini ke posko hewan dan ternak,” ujar Jovand.

Hewan
Rescue kukang Yayasan Sintesia Animalia Indonesia (SAI) ke BKSDA Cianjur Jawa Barat, Selasa (13/12/2022) | Dok SAI

Saat ditemukan, kukang tersebut terlihat stres. Kondisi ini membuat Jovand dan tim khawatir apabila kukang tersebut menjadi agresif.

“Warga yang tidak tahu penanganan mnya kemungkinan berdampak buruk pada kukang. Makanya ini kita coba estafet sampe ke lembaga yg berwenang,” tutur Jovand.

Sebagai antisipasi hal buruk, Jovand langsung berkoordinasi dengn BKSDA Cianjur Jawa Barat untuk melanjutkan rescue kukang. Selasa (13/12/2022) pagi, kukang tersebut akhirnya berhasil diserahkan.

“Konsen kami di ternak dan pet animals di kunjungan kedua ini. Tapi karena ada laporan kukang, maka kami respon semampu kami. Ini juga pelajaran baru. Syukurlah sudah aman, ” lanjut Jovand.

Kukang merupakan hewan yang masuk dalam daftar 25 primata terancam punah di dunia. Kukang juga termasuk spesies yang dilindungi oleh peraturan internasional dalam Apendiks I oleh Convention International on Trade of Endangered Species (CITES) yang artinya dilarang dalam segala bentuk perdagangan internasional.