SOLO, MettaNEWS – Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf. Anan Nurakhman memastikan bahwa masyarakat bisa melihat salah satu prosesi Ngunduh Mantu Presiden Joko Widodo dari dekat.
Hal ini diungkapkan Inf. Anan usai menggelar Rakor Pernikahan Kaesang di Balai Kota Solo, Senin (5/12/2022).
“Masyarakat bisa mendekat saat acara Begalan kawasan di Loji Gandrung Solo sekitar pukul 8.15 WIB, karena jam 09.00 WIB sudah masuk Pura Mangkunegaran,” jelasnya.
Untuk itu pengamanan saat prosesi Ngunduh Mantu tetap sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) yang berlaku.
“Sesuai SOP, tidak terlalu berlebih disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Ini bukan situasi darurat, kami sesuai dengan kondisi yang berlaku hari ini,” ujar Danrem.
Kolonel Anan menerangkan, total ada sekitar 7.500 personel TNI disiagakan di Yogyakarta dan Solo selama prosesi pernikahan Kaesang-Erina yang akan berlangsung pada 8-11 Desember 2022.
“Seluruhnya ada 7.500 personel di Solo dan Yogyakarta untuk menjamin kelancaran. Kami tidak ingin gangguan apapun,” beber Danrem.
Terkait dengan tamu VVIP luar negeri, Danrem menyebut bahwa sampai hari ini hanya ada 1 orang yang mengkonfirmasi kehadirannya dan beberapa tamu tidak bisa hadir.
“Kemudian ada pejabat tinggi dan mantan presiden sudah kami rencanakan seusai SOP. Pampers yang akan mengatur semuanya dari datang sampai kembali,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi menegaskan bahwa program reguler Pemerintah Kota (Pemkot) tetap berjalan seperti biasa.
Pihaknya juga telah menyiapkan skenario pengalihan arus lalu lintas sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Arus lalu lintas menyesuaikan perkembangan kondisi. Kamis sudah siapkan rekayasa arus lalu lintas agar tidak menggangu warga yang tidak ikut menonton prosesi,” tutupnya.








