Tampilkan Flight Safety Demo, Siswa Sekolah Pramugari Trans Avia Pukau Pengunjung PNFest Solo 2022

oleh
oleh
Siswa Sekolah Pramugari Trans Avia - PNFest Solo - Oktober 2022 | dok Trans Avia

SOLO, MettaNEWS – Siswa sekolah Pramugari Trans Avia Solo tampil memukau dalam gelaran Pendidikan Non Formal Festival (PNFest) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta di Tirtonadi Convention Hall Solo, Kamis hingga Sabtu, 20-22 Oktober 2022 lalu.

Mereka adalah Fadriani Oktavia, Shela Meylinda, dan Raina Najla Kirana dari program studi (prodi) Pramugari/a serta Ronaldi Purba dan Benny Christopher Saragih dari prodi Aviation Security (AVSEC). Mereka memeragakan flight safety demo di atas panggung pada gelaran hari kedua, Jumat, 21 Oktober 2022. Banyak pengunjung yang terpukau melihat penampilan siswa Trans Avia tersebut.

Trans Avia Airlines & Cruise Centre adalah sekolah Pramugari yang berdiri sejak tanggal 19 Desember 2015. Sekolah ini memiliki 4 prodi yang dapat dipilih oleh calon siswa sesuai dengan cita-cita atau profesi yang diharapkan. Keempat prodi itu adalah Pramugari/a, Staff Airlines & Hospitality, Perhotelan & Kapal Pesiar, serta pendidikan AVSEC (Aviation Security) atau keamanan penerbangan / bandara.

Terkait penyaluran kerja siswanya, Trans Avia bekerja sama secara langsung (tanpa perantara) dengan beberapa perusahaan dalam dan luar negeri.

“Kami bekerja sama secara langsung atau tanpa perantara dengan beberapa perusahaan dalam dan luar negeri. Untuk luar negeri misalnya, ada Parkroyal Penang dan The Light Hotel Penang, Malaysia. Kami berupaya semaksimal mungkin agar siswa dapat meraih cita-cita atau pekerjaan impian mereka,” ungkap Direktur Utama Trans Avia Airlines and Cruise Centre, Hapsari Pusporini saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/10/2022).

Terbukti, hingga 80 persen siswa Trans Avia mampu disalurkan dan diterima bekerja sebelum wisuda. Inilah komitmen Trans Avia menjadi sekolah Pramugari, Staff Airlines, AVSEC, Perhotelan dan Kapal Pesiar terbaik di Indonesia.

“Ya, hingga 80 persen siswa-siswi Trans Avia mampu disalurkan dan diterima bekerja sebelum wisuda. Sedangkan sekitar 20 persen sisanya dalam proses, biasanya karena masih harus menyelesaikan masa on job training atau OJT terlebih dahulu. Pencapaian ini merupakan salah satu bukti nyata keberhasilan lembaga vokasi,” papar Sasa, sapaan akrabnya.

Trans Avia telah mengantongi ijin resmi dari beberapa instansi seperti Direktorat Keamanan Penerbangan Republik Indonesia, Dinas Tenaga Kerja Kota Surakarta, dan Dinas Pendidikan Kota Surakarta.