SOLO, MettaNEWS – Lukisan pada dinding bangunan jalan Gatot Subroto (Gatsu) kembali bertambah Kamis (20/10/22). Kali ini gambar mural yang di terpampang tepat sebelah lampu merah itu bertema Solo in Paris.
Pencetus sekaligus pelukis dari komunitas Solo is Solo, Irul Hidayat mengungkapkan, konsep yang ia dan rekan-rekannya buat ini mengacu pada zaman tempo dulu. Dimana, dikatakannya, ratusan tahun yang lalu penari dari Mangkunegaran sudah membuat misi untuk pergi ke Paris.
“Dari sejarah yang kita baca itu sekitar tahun 1889 , dan lebih dari 100 tahun kemudian mas wali (Gibran) mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya saat ditemui Kamis (20/10).
Hal tersebut, menurutnya, merupakan hal yang menarik untuk diabadikan sehingga tercetuslah tema tersebut.
“Tujuannya ya agar publik mengingat, dari momen-momen peristiwa budaya yang menurut kami cukup penting,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pembuatan mural ini telah berlangsung sejak 2 minggu yang lalu dengan 5 orang pelukis mural. Saat ini lukisan tersebut sudah jadi 100 persen.
“Pengerjaannya kami hampir semuanya malam dari jam 9 hingga pagi, karena kita menunggu toko-toko tutup,” ungkapnya.
Lukisan tersebut memiliki tinggi sekitar 14 meter. Dengan menggambar menara Eiffel beserta Gibran dan rombongan ketika pergi ke Paris.
“Ini sulitnya ketika diketinggian, karena malam, cuaca juga tidak menentu, lebih pada kesulitan teknis sebenarnya,” Kata Irul.
Dari pantauan MettaNEWS di lokasi, pada bagian bawah tepatnya rolling dor dilukis penari-penari yang berasal dari Mangkunegaran, selanjutnya pada bagian tembok atas atau puncak menara Eiffel digambar gibran dengan berpose menari balet.








