Libur Dua Tahun Karena Pandemi, Kirab Apem Sewu Kembali Digelar di Solo

oleh
Poster Grebek dan Kirab Apem Sewu 2022 di Kampung Sewu | Doc : Pemkot Solo

SOLO, MettaNEWS – Kirab Apem Sewu akan kembali digelar kali pertama usai libur selama 2 tahun karena pandemi Covid-19. Kegiatan ini sebelum rutin dilakukan secara rutin oleh masyarakat kelurahan Sewu, Solo untuk menyambut bulan Zulhijah.

Lurah Sewu, Iwan Muryanto mengungkapkan kirab Apem Sewu ini akan berlangsung hari Minggu (18/9/22) pukul 14.00 WIB.

“Untuk rutenya nanti dari sini (wilayah kelurahan Sewu) jalan gotong royong ke Utara lewat Jalan Beton ke Jalan Juanda, lalu kembali dan langsung ke Demangan Baru,” jelas Iwan saat ditemui MettaNEWS di Kantor Kelurahan Sewu (16/9/22).

Dikatakan, pada kawasan pintu air Demangan Baru akan digelar opera. Cerita yang dibawakan mengusung dakwah atau syiar Ki Ageng Gribig mengunakan apam untuk mengusir Pagebluk.

“Nanti yang akan menampilkan anak-anak muda dari kelurahan kami, mereka tengah dilatih ISI Surakarta untuk opera esok,” ungkapnya.

Iwan menyebut akan ada 1.000 kue apem yang dikirab, karena setiap RW di kelurahan Sewu akan membuat 100 buah dan ditambah dari panitia.

“RW ada 9 jadi kemungkinan sudah 900 terus yang dari panitia juga bakal banyak, jadi total 1000 lebih tapi ngga sampai 1500,” ungkapnya.

Direncanakan, Walikota Gibran Rakabuming Raka akan membuka dan memberikan sambutan dalam kirab ini.

“Rencananya juga pak wali yang akan tebar apem, awalnya kegiatan ini tidak raya atau disebarkan, tapi ini belum pasti dari rapat terakhir seperti itu,” jelasnya.

Kemudian kegiatan akan dilanjutkan dengan Pecas ndae, dan diperkirakan kegiatan rampung jam 17.00 WIB.

Lebih lanjut, Iwan mengungkapkan penekanan pada kirab apem Sewu pada tahun ini akan lebih ke Historical dari penyebaran syiar Ki Ageng Gribig. Hal tersebut yang membuat perayaan kirab tahun ini sedikit berbeda dari sebelumnya.

“Kami mencari histori ini hanya dari cerita masyarakat saja, kita cari buku yang menceritakan juga belum nemu,” Katanya.