SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tengah mencermati dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) ke bahan pokok di Kota Solo. Hal ini ia katakan usai mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau Pasar Gede Solo, Kamis (15/9/2022).
Sejalan dengan apa yang dikatakan Mendag Zulhas bahwa Pemerintah Pusat akan memberikan cadangan subsidi transportasi sebesar 5 persen jika terdapat perubahan harga bahan pokok. Instruksi ini akan turun dari Presiden ke Gubernur, Wali Kota dan Bupati.
Dalam blusukannya bareng Mendag Zulhas, Gibran mendapati harga bahan pokok cenderung normal.
“Kalau kita lihat tadi harganya masih normal, harga minyak ayam telur tadi masih cukup baik, daya beli masyarakat juga saya kira tidak masalah,” kata Gibran kepada awak media.
Gibran menyebut pemberian subsidi pangan rakyat suatu hal yang wajib ketika harga BBM melambung. Terlebih Kota Bengawan yang tak memiliki lahan pertanian ini memungkinkan banyak pasar membutuhkan distribusi dari daerah lain.
“Memang seperti itu, makanya kan biaya dari Pemda ini kita hitung terus kita formulasikan. Memang kuncinya disitu, apalagi Solo ini kan nggak ada lahan pertanianz Ini transportasi suplai bahan pangan yang dibawa ke Solo itu terus kita cermati. Kalau pas naik transportasinya harus kita subsidi,” terangnya.
Gibran menyebut kebutuhan subsidi masyarakat tercukupi. “Iya nanti tenang aja, kalau ada apa apa kita ambilkan lagi dari BTT (belanja tak terduga),” tutupnya.







