Segera Ground Breaking, Kantor dan Gedung Ketoprak Taman Balekambang Bakal Boyongan, Kemana?

oleh
Taman Balekambang
Gedung Ketoprak Taman Balekambang, Manahan, Solo sebelum direvitalisasi, Rabu (31/8/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Revitalisasi megaproyek Tamanq Balekambang akan dimulai bulan ini. Saat revitalisasi berlangsung pengunjung masih bisa berwisata di beberapa titik area di luar pagar pembatas proyek.

Kepala UPT Taman Balekambang, Sumeh mengatakan proyek multiyears senilai Rp 154 miliar tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2023. Sumeh menjelaskan PCM (Pre Construction Meeting) untuk membahas keseluruhan teknis pengerjaan akan dilakukan pada Jumat (2/8/2022) esok.

“Imbauan kita dalam waktu dekat, sudah ada pagar-pagar melingkupi juga ada, hari Senin sudah masuk, PCM-nya kan hari Jumat. Setelah PCM (Pre Construction Meeting) nanti seminggu ada ground breaking, ini proyek multiyears kalau tidak rampung sampai Januari mungkin,”

kata Sumeh saat ditemui di kantor Taman Balekambang, Rabu (31/8/2022).

Sebelum proyek dimulai, ground breaking atau peletakan batu pertama akan dilakukan pada pekan depan. Mengundang pemangku kepentingan seperti Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Kementrian Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan KGPH Mangkunegara X sebagai  trah keturunan pendiri Taman Balekambang, KGPAA Mangkunegara VII.

Dalam waktu terdekat pihaknya akan menyusun persiapan pemindahan kantor pengelola taman ke Graha Wisata Niaga Slamet Riyadi Solo jika diacc Walkot Gibran dan Sekretaris Daerah Ahyani.

“Persiapannya ya kita bantu sepenuhnya pembangunan itu ya, termasuk persiapan untuk pemindahan kantor, dan barangkali pemindahan ketoprak, itu harus kita pikirkan, mungkin dalam waktu dekat,” terangnya.

Menelan anggaran multiyeras sebesar Rp 154 miliar, Taman Balekambang digadang-gadang menjadi taman termewah se-Asia Tenggara. Terlebih perombakan total baru kali ini dilakukan.

“Kemarin-kemarin hanya DAK (Dana Alokasi Khusus) untuk revitalisasi open stage, pedesterian, taman, dan sebagainya, terus ada pagar sedikit sama parkir,” jelas Sumeh.

Fase satu revitalisasi menyasar area barat Taman Balekambang seperti kolam dan pedestrian. Sesuai rencana kolam keceh di area belakang akan dinaikkan kedalamannya menjadi 2 meter dari mulanya 3,5 sampai 4 meter. Sedangkan lebar tetap dipertahankan sesuai konsep asli.

“Pohon ini tetap dipertahankan. Mungkin 3-4 pohon diganti, itupun tetap diganti. Hampir semua pohon dipertahankan, sudah komitmen tidak merusak pohon dari perencanaan sudah komitmen untuk tidak merusak pohon,” terangnya.