SOLO, MettaNEWS – 33 tahun sudah Insani Grup menjajaki dunia perbankan. Melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR) perjalanan lika liku panjang itu dimulai. Berbagai tantangan selalu ada disetiap langkah hingga mampu menjadi BPR terbesar di Surakarta dan Karanganyar hingga kini.
Ketua Panitia 33 tahun BPR Insani, Emma Endang Susilowati mengatakan untuk menghadapi setiap tantangan yang ada, Insani Grup selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian.
“Kita tidak mengejar pertumbuhan yang langsung melonjak tapi kita menjaga pertumbuhan supaya stabil memberikan kredit menjalin bisnis ini tetap hati-hati tidak hanya menjaga pertumbuhan saja tapi mengutamakan mitra dengan nasabah,” kata Emma kepada MettaNEWS, Sabtu (27/8/2022) di Diamond International Restaurant.
Dengan prinsip ini hubungan yang baik bak keluarga mampu dijalin Insani Grup dengan nasabah dalam kurun waktun yang lama.
“Nasabah kita rata-rata sudah berhubungan dengan kita cukup lama karena sudah seperti keluarga tidak hanya sekedar mencari bunga tinggi terus pindah,” bubuhnya.
Di masa pandemi Covid-19 yang melanda selama 2 tahun, Insani Grup mampu menghadapinya dengan mengikuti kebijakan Otoritas Jasa Keungan (OJK) melalui pemberian stimulus untuk membantu nasabah yang terdampak.
“Tantangan di masa pandemi sudah kita lalui hampir 2 tahun yang lalu ini sudah mulai recovery sudah mulai pulih kalau dari nasabah kita sebagain sudah mulai tumbuh lagi harapan kita tahun ini sudah bisa mulai normal,” terangnya.
Di HUT ke-33 tahun ini pihaknya turut mengundang 250 nasabah yang telah berkontribusi mendukung perjalanan Insani Grup.
“Di sini kami juga memberikan materi yang disampaikan Pak Eko B Supriyanto Chairman Bank Media Grup tentang outlook Indonesia 2023, rekan-rekan dan relasi bisa mendapatkan informasi tentang perkembangan ekonomi tahun 2023,” katanya.
Pada HUT ke-33 Insani Grup juga bertabur hadiah ratusan juta rupiah. Di mana terdapat pengundian hadiah gelombang ke-18 periode ke-3 dengan total hadiah Rp 601.550.000.
“Pengundian kita lakukan 4 bulan sekali khusus grand prize kita adakan satu tahun sekali, dalam satu tahun ada 3 periode, rinciannya hadiah hiburan tabungan amanah Rp 281.550.000, hadiah hiburan tabungan amanah plus yang saldo di atas Rp 10 juta total Rp 25 juta, hadiah hiburan deposito amanah Rp 50 juta, hadiah utama tabungan amanah plus Rp 10 juta, hadiah utama deposito amanah Rp 10 juta, hadiah grandprize deposito amanah Rp 25 juta, hadiah utama tabungan amanah Rp 50 juta, grandprize tabungan amanah Rp 150 juta,” jelas Emma.
Tak hanya di BPR, Insani Grup yang telah lama berkecimpung di dunia perbankan juga melebarkan sayapnya di program transformasi dengan tag line “Berani Berubah Tumbuh Bersama” untuk memberikan peningkatan layanan dengan menyesuikan kebutuhan zaman.
“Kondisi saat ini banyak perubahan teknologi jadi kita harus berani berubah tidak bisa menggunakan cara lama untuk kondisi yang sudah berubah ini supaya bisa tumbuh bersama, kalau tuntutannya harus pakai teknologi kita mengikuti, nasabah sudah tidak mau lagi jauh-jauh ke kantor maunya ke rumah maka kita perbarui dari teknologi kita,” kata Emma.
Telah lama berkecimpung selama 33 tahun, pihaknya berharap Insani Grup dapat tumbuh dan eksis dalam jangka panjang untuk memberikan pelayanan masyarakat melalui jasa perbankan BPR, PT Sewoo Insan Sentosa yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi, dan Kantor Jasa Akuntan PT Jasa Insani Surakarta yang bergerak di bidang jasa layanan akuntansi dan perpajakan.
“Kedepan kita punya harapan bisa menjadi market leader di pulau Jawa ini sudah akuisisi satu BPR di Jawa Timur mungkin tahun ini sudah bisa beroperasi mungkin tahun depan ada harapan masuk ke Jawa Barat dan DIY,” harapnya.
Saat ini Insani Grup telah memiliki 64 total kantor pelayanan yang terdiri dari kantor pusat, kantor cabang dan kantor kas dengan total karyawan 549 orang. Pencapaian ini tentunya akan menjadi semangat untuk terus bertumbuh menjadi bank yang ada di dalam hati masyarakat.







