SOLO, MettaNEWS – Sebagai wakil dari ISI Surakarta, Alya Nur Fadilla dari mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta berhasil meraih juara dua pada tangkai lomba Komik Strip dalam event Peksimida tingkat Jawa Tengah 2022.
Alya Nur Fadilla yang masih duduk di semester V ini melalui karya komik strip dengan teknik hitam putih, event ini baru pertama kali yang diikuti. Pelaksanaan Pekan Seni Mahasiswa daerah (Peksimida) khusus tangkai lomba Komik Strip, Poster, Fotografi, dan Lukis diselenggarakan di kampus FBS Unnes Semarang pada 22 -24 Agustus 2022.
Sedangkan juara 1, yaitu Muhammad Rafi dari Unnes Semarang dan juara 3 dari mahasiswa Undip Semarang, yakni Aldibro Rizlan W.
Peksimida sebagai event dua tahunan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi mahasiswa terhadap seni dan budaya, selain itu juga dimaksudkan sebagai ajang memupuk rasa persaudaraan, kerjasama, dan menjalin persaudaraan dan kesatuan antar mahasiswa dari.
Mahasiswa sebagai generasi muda calon pemimpin bangsa perlu melengkapi dirinya dari segala aspek, termasuk aspek seni dan budaya, yang mengandung segi-segi kepekaan sosial, rasa disiplin, kekompakan, kebersamaan, kepercayaan diri dan lain-lain.
Kegiatan ini merupakan program Kemendikbudristek yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Pada pelaksanaannya, Kemendikbudristek melalui Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) setiap daerah untuk mengembangkan potensi mahasiswa terhadap seni, baik seni suara, seni pertunjukan, penulisan sastra, dan seni rupa.
Khusus tangkai lomba seni rupa dan desain, FSRD ISI Surakarta mengikuti ketiga tangkai lomba dengan mengirimkan tiga mahasiswa, yakni Alya Nur Fadilla (Prodi DKV) untuk tangkai lomba Komik Strip, Exa Syafina Jullyan Rizqita (Prodi DKV) untuk Poster, dan Ahmad Sahal Mahfudz (Prodi Seni Murni) untuk Lukis.
Sebagai dosen pembimbing, Rendya Adi Kurniawan, yang juga dosen Prodi DKV FSRD ISI Surakarta menyebut dengan raihan prestasi dapat memberi spirit berkompetisi untuk mahasiswa yang lainnya. Selain itu,
“Tangkai lomba Komik Strip dan Poster diadakan seleksi internal untuk menjaring potensi mahasiswa dan untuk mempersiapkan wakil mahasiswa dengan melaksanakan pendampingan baik secara teknis maupun penentuan dan ide sebelum mengikuti seleksi di Jawa Tengah,” ujar Rendya.








